Suara.com - Herry IP mengungkapkan alasan mengapa ia menurunkan Kevin Sanjaya/Bagas Maulana sebagai ganda putra kedua di Piala Thomas 2022 melawan Thailand pada Senin (9/5/2022).
Tim Piala Thomas Indonesia telah menurunkan lima wakil untuk bertanding melawan Thailand. Di tunggal putra pertama ada Anthony Ginting.
Kemudian pada ganda putra pertama The Daddies atau Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan akan turun. Disusul oleh tunggal putra kedua, yakni Jonathan Christie.
Kejutan susunan pemain ini ada di ganda putra kedua, karena Herry IP menurunkan Kevin Sanjaya/Bagas Maulana. Untuk tunggal putra terakhir ada Shesar Hiren Rhustavito.
Pasangan ganda Kevin/Bagas ini menjadi sorotan netizen. Sebab, keduanya dipasangkan menyusul Marcus Gideon yang absen karena masih menjalani pemulihan cedera.
Bukan hanya itu, ada alasan tersendiri mengapa Herry IP menurunkan ganda putra Kevin/Bagas menghadapi Thailand. Ia mengatkan menurunkan mereka berdua agar tidak mudah dibaca lawan.
"Kevin/Bagas sering latihan bareng. Kevin bermain depan sebagai playmaker perlu didukung pemain bertipe killer atau tikang gebuk dari garis belakang dan itu dimiliki Bagas," ucap pelatih yang dijuluki Coach Naga Api ini dikutip dari badminton.ina.
"Dengan mengacak, kekuatan kita jadi tidak mudah dibaca lawan. Selain itu, kita juga bisa memiliki komposisi dan formasi pasangan yang banyak. Ini juga agar lawan makin bingung setiap bertemu kita," tegasnya.
Sebelimnya tim Piala Thomas Indonesia sendiri berhasil meraih hasil impresif ketika menghadapi Singapura. Tim Merah Putih sukses menang dengan skor 4-1.
Baca Juga: Disuruh Cepat-cepat Nikah, Pacar Kevin Sanjaya Ngamuk: Mulut Dijaga Kalau Ngomong!
Berita Terkait
-
Piala Thomas 2022: Indonesia Turunkan Pasangan Kevin/Bagas Hadapi Thailand
-
Tanpa Marcus Gideon, Kevin Sanjaya Tak Risau dengan Calon Pasangannya di Piala Thomas 2022
-
Herry IP Tutup Rapat Calon Pasangan Kevin Sanjaya di Piala Thomas 2022
-
Tersingkir di Kejuaraan Asia 2022, Fikri: Lawan Main Aman
-
Viral Muhammad Shohibul Fikri Pakai Alat Bantu Oksigen usai Kalah di BAC 2022
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
PB Djarum Gelar Kejuaraan Klub Mitra 2026: Adopsi Format Piala Thomas, Uber, dan Sudirman
-
Alasan Bank Jakarta Bantu Pelita Jaya Arungi IBL 2026
-
Bank Jakarta Gandeng Pelita Jaya, Targetkan Prestasi dan Sport Tourism
-
Jorge Martin Pulih dari Cedera, Siap Ikuti Tes MotoGP di Buriram
-
Satu Hati untuk Jakarta: Pelita Jaya dan Persija Resmi Berkolaborasi
-
Jelang GFNY Belitung 2026, Komunitas Roadbike Jakarta Gelar Group Ride 40 Km
-
Anthony Garbelotto Bongkar Kunci Kestaria Bengawan Solo Jungkalkan Dewa United
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M
-
Klasemen IBL 2026 Jelang Pekan Keenam: Satria Muda di Puncak, Pelita Jaya Menguntit