Suara.com - Tim bola voli pantai Indonesia membawa pulang satu medali emas dan perak dari SEA Games 2021 Hanoi, Vietnam yang bergulir di Tuan Chau Beach, Quang Ninh, 15-20 Mei 2022.
Medali emas diraih tim beregu putra yang menurunkan Mohammad Ashfiya/Ade Chandra Rachmawan dan Rendy Verdian Licardo/Gilang Ramadhan yang secara keseluruhan mengumpulkan poin 240.
Pada pertandingan terakhir, Jumat, Indonesia mengalahkan Thailand. Dua wakil Merah Putih tampil apik sepanjang pertandingan.
Chandra/Ashfiya menang atas wakil Negeri Gajah Putih Surin Jongklang/Banlue Nakprakong dengan skor 2-0 (21-13, 21-18). Sementara itu, Gilang/Rendy mengalahkan Pithak Tipjan/Poravid Taovato dengan skor 2-0 (21-17, 21-15).
Hasil ini pun membawa Indonesia menyabet medali emas. Sementara Thailand harus puas dengan perak dengan mengumpulkan total poin 216. Sementara Filipina meraih perunggu dengan 192 poin.
Pelatih voli pantai putra Andy Ardiansyah mengatakan kemenangan atas Thailand tersebut karena para pemain sudah mengetahui kelemahan lawan.
"Thailand tidak boleh dikasih angin, karena kalau dikasih angin, performa mereka naik. Bahaya buat kita,” kata Andy dalam keterangan tertulis seperti dimuat Antara, Jumat.
Andy berharap setelah merebut medali emas ini, Pelatnas voli pantai kembali digelar.
"Jangan sampai putus, berat bagi pemain. Berat bagi pelatih dan juga pemain latihan hanya dua bulan sebelum ke SEA Games,” ujar salah satu legenda voli pantai Indonesia tersebut.
Baca Juga: Chelsie Monica Bertekad Bangkit pada Nomor Catur Kilat Beregu SEA Games 2021
Dia juga mengatakan sebenarnya para pemainnya tidak dalam kondisi fit, karena minimnya persiapan.
"Latihan hanya dua bulan, itu pun terputus karena puasa dan Lebaran. Untung tidak ada yang cedera,” ujar pelatih asal Jawa Timur tersebut.
Sementara pada nomor bola voli pantai beregu putri, Indonesia yang diwakili Putu Dini Jasita Utami/Dhita Juliana dan Nur Atika Sari/Sari Hartati menyumbang medali perak untuk Indonesia usai mengumpulkan 216 poin.
Pada pertandingan terakhir, mereka berhadapan dengan Thailand. Putu/Dhita harus mengakui kehebatan Worapeerachayakorn K./Taraadee N. usai kalah dengan skor 0-2 (18-21, 18-21).
Sementara Nur Atika/Sari Hartati kalah dari Varapatsorn Radarong/Tanaratta Udomchavee 0-2 (8-21, 16-21).
Dengan hasil ini, Thailand berhak atas emas setelah mengumpulkan 240 poin. Sementara perunggu Filipina dengan 192 poin.
Berita Terkait
-
Ahmad Muzani Bocorkan Sikap Prabowo, Saat MUI Desak RI Keluar BoP
-
Pelantikan Pengurus Jatim, PB ORADO Tegaskan Komitmen Pembinaan Profesional
-
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
-
Gemilang di Eropa! 2 Pemain Timnas Indonesia Masuk Tim Terbaik Liga Masing-masing
-
Mau Nonton Debut John Herdman? Cek Harga Tiket Termurah Timnas Indonesia di SUGBK
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
Terkini
-
Ban Meletus, Marc Marquez: Saya Merasa Beruntung
-
Pelantikan Pengurus Jatim, PB ORADO Tegaskan Komitmen Pembinaan Profesional
-
Daftar Wakil Indonesia di All England 2026, Banyak Pemain Debutan
-
All England 2026: Raymond/Joaquin Termotivasi Ulangi Kesuksesan 'The Minions'
-
Didukung KONI, Erick Thohir Didesak Beri Sanksi Tegas Kasus Dugaan Pelecehan Atlet Panjat Tebing
-
Tak Sabar Debut, Alwi Farhan: Dari Kecil Mimpi Saya Main di All England
-
FIBA Tunda WASL 2025/2026 Imbas Situasi Konflik di Iran
-
Perang AS-Israel vs Iran Memanas, GP Bahrain dan Arab Saudi Batal Digelar? FIA Buka Suara
-
Konflik Iran-Amerika, Atlet dan Ofisial Anggar Timur Tengah Tertahan di Indonesia
-
Finis Kelima dalam Debut Moto3 Thailand, Veda Ega Pratama Langsung Ukir Sejarah