Suara.com - Pebalap Ferrari Charles Leclerc mengamankan pole position keempatnya musim ini setelah tampil tercepat di babak kualifikasi F1 GP Spanyol, Sabtu (21/5/2022).
Setelah tampil tercepat di ketiga sesi latihan Leclerc membuat kesalahan di awal babak kualifikasi ketiga (Q3) mendapati mobilnya melintir di lintasan, namun sang pebalap Monako mampu bangkit untuk merebut posisi start terdepan.
Leclerc mencatatkan waktu lap terbaiknya di pengujung Q3 dengan catatan 1:18,750 demi mengungguli Max Verstappen dengan margin 0,323 detik yang bakal start dari posisi kedua untuk Red Bull.
Verstappen melaporkan tenaga mesin mobilnya menghilang tiba-tiba saat menjalani lap kedua dan terakhirnya di Q3.
Bos tim Red Bull mengatakan kepada Sky bahwa kerusakan DRS menghalangi Verstappen untuk menantang pole position di Spanyol.
Carlos Sainz finis 0,416 detik dari rekan satu timnya untuk tempat ketiga dan George Russell menunjukkan potensi mobil Mercedes dengan melengkapi baris kedua di P4.
"Saya merasa sangat baik. Ini sesi yang sangat sulit, khususnya Q3 karena saya melakukan kesalahan dan kemudian memiliki hanya satu lap," kata Leclerc dikutip laman resmi Formula 1 seperti dimuat Antara.
"Sangat senang dengan pole ini, ini lap yang baik dan mobil terasa luar biasa. Saya berada di posisi yang kuat tapi kami kewalahan dengan ban dan apabila kami tidak menjaga ban dengan baik, kami akan kehilangan kemenangan."
Pebalap Red Bull Sergio Perez dan Lewis Hamilton dari Mercedes menempati baris ketiga.
Baca Juga: Formula 1: Charles Leclerc Berharap Ferrari Bisa Tandingi Red Bull di Spanyol
Duet tim Haas Kevin Magnussen dan Mick Schumacher lolos ke Q3 demi mengamankan P8 dan P10, di saat Valterri Bottas finis P7 untuk Alfa Romeo dan Daniel Ricciardo di P9 untuk McLaren.
Leclerc memegang kendali klasemen pebalap dengan margin 19 poin dari Verstappen setelah lima balapan.
Ferrari memimpin klasemen konstruktor dengan unggul enam poin dari Red Bull.
Hasil kualifikasi GP Spanyol:
1 Charles Leclerc Scuderia Ferrari 1:18,750
2 Max Verstappen Oracle Red Bull Racing 1:19,073
3 Carlos Sainz Scuderia Ferrari 1:19,166
4 George Russell Mercedes AMG Petronas Formula One Team 1:19,393
5 Sergio Perez Oracle Bull Racing 1:19,420
6 Lewis Hamilton Mercedes AMG Petronas Formula One Team 1:19,512
7 Valtteri Bottas Alfa Romeo F1 Team Orlen 1:19,608
8 Kevin Magnussen Haas F1 Team 1:19,682
9 Daniel Ricciardo McLaren F1 Team 1:20,297
10 Mick Schumacher Haas F1 Team 1:20,368
11 Lando Norris McLaren F1 Team
12 Esteban Ocon BWT Alpine F1 Team
13 Yuki Tsunoda Scuderia AlphaTauri
14 Pierre Gasly Scuderia AlphaTauri
15 Guanyu Zhou Alfa Romeo F1 Team Orlen
16 Sebastian Vettel Aston Martin Aramco Cognizant Formula One Team
17 Fernando Alonso BWT Alpine F1 Team
18 Lance Stroll Aston Martin Aramco Cognizant Formula One Team
19 Alexander Albon Williams Racing
20 Nicholas Latifi Williams Racing
Berita Terkait
-
Gagal Finish di GP China 2026, Max Verstappen: Saya dan Tim Frustrasi!
-
Imbas Konflik di Timur Tengah, Formula 1 Seri GP Bahrain dan GP Saudi Resmi Dibatalkan
-
Mimpi Buruk di Shanghai, Ini Alasan McLaren Tak Bisa Ikut GP China 2026
-
Juara Dunia 7 Kali Kembali! Sir Lewis Hamilton Podium Bersama Ferrari
-
4 Drama Menarik di Formula 1 GP China 2026: Menyala Mercedes!
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games