Suara.com - Anthony Ginting harus mengakui keunggulan wakil Denmark, Viktor Axelsen saat keduanya berjumpa di semifinal tunggal putra Indonesia Masters 2022, Sabtu (11/8/2022).
Bermain di Istora, Senayan, Jakarta Anthony Ginting bertekuk lutut 15-21, 15-21. Pebulutangkis Indonesia asal Jawa Barat itu mengakui Axelsen sangat sulit ditembus.
Berbagai macam cara dan strategi sudah dicoba Ginting. Namun, unggulan nomor satu dunia tersebut selalu bisa mengantisipasinya.
"Pertandingan berjalan sengit sejak awal. Axelsen sendiri nggak gampang ditembus," kata Ginting usai pertandingan.
"Tadi juga sudah coba bermain nyerang duluan, tapi malah lebih enak Axelsen karena dia punya jangkaun lebih ke sekitar lapangan malahan enak ke dia."
"Coba buat mancing serang duluan, malah justru cukup menguntungan dia. Tapi balik lagi, dia punya jangkauan, serangan dan akurasi yang baik, jadi coba bawa ke permainan itu cukup sulit," sambungnya.
Ada momentum di mana Anthony Ginting sempat menyamakan kedudukan 16-16 di set kedua. Namun, ia gagal membuat Axelsen menyerah lantaran terlalu terburu-buru.
"Waktu di poin 14 coba naikin tempo, malah jadi kurang sabar dan banyak bola yang out. Mungkin dari lapangan, angin juga mempengaruhi. Di poin yang ketat suka masih melakukan kesalahan sendiri, membuat musuh menjadi percaya diri," pungkasnya.
Anthony Ginting gagal menyusul ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang berhasil lolos ke final Indonesia Masters 2022 yang akan dimainkan Sabtu (12/6/2022).
Baca Juga: Axelsen Perkasa, Anthony Ginting Gagal Lolos ke Final Indonesia Masters 2022
Sementara Viktor Axelsen akan bersua unggulan tiga asal Taiwan Chou Tien Chen di partai puncak.
Berita Terkait
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Anggap Semua Laga bak Final, Ini Resep Rahasia Anthony Ginting ke Perempat Final Swiss Open 2026
-
Indonesia Awali BATC 2026 dengan Kemenangan Telak 5-0 atas Myanmar
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo
-
Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal, Indonesia Tanpa Wakil di Final BAC 2026
-
Awal Positif di AARC 2026, Herjun Atna Firdaus Raih Podium di Sepang
-
Perpisahan Emosional Ivy-Curry, IBL All-Star Jadi Laga Terakhirnya
-
Permudah Atlet Asing, Imigrasi Bentuk Tim Khusus Sektor Olahraga
-
Perbasi Gandeng Imigrasi Awasi Pemain Asing di IBL