Suara.com - Pebasket nasional Michael Xzavierro Derrick harus dipapah keluar halaman depan Istana Merdeka, Jakarta, Senin, karena terhuyung-huyung saat mengikuti acara bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo.
Awalnya dalam acara penerimaan Tim 31st SEA Games Vietnam 2021 Tahun 2022 itu, sesaat setelah Presiden tiba di halaman depan Istana Merdeka, lagu kebangsaan Indonesia Raya kemudian dikumandangkan.
Setelahnya, tiba giliran Menteri Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali menyampaikan laporan kepada Presiden.
Saat itu lah Michael tampak sempoyongan, dan beberapa kali menunduk seraya mengurut keningnya.
Melihat kondisi Michael tidak fit, dua orang anggota Pasukan Pengamanan Presiden langsung bergegas membawa Michael keluar halaman untuk beristirahat.
Ditemui usai acara, Michael mengatakan bahwa ia merasa pusing dan tubuhnya tidak fit, karena sudah lama tidak mengikuti acara-acara di halaman layaknya upacara.
"Tadi nggak tahu kenapa, sudah lama nggak upacara. Sudah persiapan dari pagi juga, sudah siap, tapi tubuh belum siap, jadi pusing," kata Michael seperti dimuat Antara.
Michael seharusnya menjadi salah satu wakil atlet yang menerima simbolisasi bonus atlet dari Presiden. Atas peristiwa itu, dia mengaku menyesal karena tidak bisa bertemu secara dekat dengan Presiden.
Meski demikian dia berterima kasih kepada Presiden dan jajaran pemerintahan yang sudah memberikan dukungan.
Baca Juga: Jokowi Serahkan Bonus ke Atlet SEA Games Peraih Medali, Total Bonus Seluruh Atlet Rp 130,5 M
"Dan kita pastinya bangga, Indonesia bisa membawa medali ke rumah," kata dia.
Dia berjanji apresiasi yang diberikan Presiden akan menjadi motivasi bagi dirinya untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia di ajang-ajang mendatang.
Berita Terkait
-
Berkemeja Putih, Jokowi Hadiri Kirab Budaya PSI di Tegal
-
Pengakuan Bonatua Silalahi, Dibujuk dan Dirayu Saat Minta Ijazah Jokowi Dibuka ke Publik
-
Ijazah Jokowi Tanpa Sensor Akhirnya Dirilis, Drama Berjilid-jilid Segera Berakhir?
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Kemitraan Lanjut di 2026, Mental Juara Sean Gelael Meningkat
-
Jakarta Electric PLN Mobile Tumbangkan Medan Falcons di Putaran Kedua Proliga 2026
-
PB Djarum Gelar Kejuaraan Klub Mitra 2026: Adopsi Format Piala Thomas, Uber, dan Sudirman
-
Alasan Bank Jakarta Bantu Pelita Jaya Arungi IBL 2026
-
Bank Jakarta Gandeng Pelita Jaya, Targetkan Prestasi dan Sport Tourism
-
Jorge Martin Pulih dari Cedera, Siap Ikuti Tes MotoGP di Buriram
-
Satu Hati untuk Jakarta: Pelita Jaya dan Persija Resmi Berkolaborasi
-
Jelang GFNY Belitung 2026, Komunitas Roadbike Jakarta Gelar Group Ride 40 Km
-
Anthony Garbelotto Bongkar Kunci Kestaria Bengawan Solo Jungkalkan Dewa United
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis