Suara.com - Berikut ini fakta dan statistik F1 GP Kanada di Sirkuit Gilles Villeneuve, Montreal, sebagai gelaran balap seri kesembilan dari 22 di kalender Formula 1 musim ini.
Jarak satu lap: 4,361km
Jarak total balapan: 305,270km (70 putaran)
Tak ada balapan pada 2020 dan 2021
Pole position 2019: Sebastian Vettel (Jerman) Ferrari, satu menit 10,240 detik
Pemenang 2019: Lewis Hamilton (Inggris) Mercedes
Rekor lap terbaik: Valtteri Bottas (Finlandia) 1:13,078, Mercedes 2019.
Start: 1800GMT/1400 waktu setempat/0100 WIB
Akhir pekan ini akan digelar Grand Prix Kanada ke-51, dan yang ke-41 di Montreal.
Hamilton telah tujuh kali menang di Montreal (2007, 2010, 2012, 2015, 2016, 2017, 2019), termasuk kali pertama dalam kariernya. Dia dan Michael Schumacher memegang rekor kemenangan terbanyak di sana.
Fernando Alonso (2006), Daniel Ricciardo (2014) dan Vettel (2013, 2018) juga pernah merasakan podium teratas di Kanada. Kemenangan pertama Ricciardo di F1 ia raih di Montreal.
Montreal mendapati sirkuitnya menyandang nama mendiang pebalap hebat Ferrari Gilles Villeneuve. Tim Italia itu telah 12 kali menang di Kanada (11 kali di Montreal), dengan tujuh pole position dan sembilan kali lap tercepat.
GP Kanada yang diguyur hujan pada 2011 menjadi balapan terpanjang dalam sejarah F1, berlangsung empat jam, empat menit dan 39,537 detik. Safety Car dikeluarkan enam kali, yang menjadi satu lagi rekor di sana.
Sirkuit tersebut sangat menuntut pengereman yang keras.
Lance Stroll (Aston Martin) dan Nicholas Latifi (Williams) merupakan dua pebalap asal Kanada. Latifi akan debut di kampung halamannya.
Baca Juga: Lewis Hamilton Alami Sakit Punggung Serius, Mercedes Akui Setup Mobil Kelewat Batas
Red Bull mengantongi enam kemenangan dari delapan balapan musim ini. Max Verstappen mendapat lima dan tandemnya Sergio Perez satu kali. Pebalap Ferrari Charles Leclerc mengamankan dua kemenangan lainnya.
Hamilton memegang rekor 103 kemenangan dari 296 start dalam kariernya. Ia belum menang lagi tahun ini, kesuksesan terakhirnya didapat di Arab Saudi pada Desember tahun lalu.
Ferrari telah menang 240 balapan sejak 1950, McLaren 183, Mercedes 124, Williams 115 dan Red Bull 81.
Leclerc berada di pole enam kali musim ini, termasuk di empat balapan terakhir secara beruntun. Sementara Perez dan Verstappen masing-masing satu kali start terdepan.
Hamilton lagi-lagi memegang rekor 103 pole, paling terkini di Arab Saudi tahun lalu.
Leclerc mengambil poin lap tercepat di tiga balapan pertama, Verstappen di Imola dan Miami, Perez di Spanyol dan Azerbaijan, dan Lando Norris di Monako.
Berita Terkait
-
Jadwal F1 GP China 2026: Apakah Kemenangan Mercedes Berlanjut ke Shanghai?
-
F1 GP Australia 2026: Duo Mercedes Raih Podium usai Duel dengan Ferrari
-
Mad Max Mengamuk di Lintasan, Max Verstappen Bangkit dari P20 ke P6
-
Forza Ferrari! Tifosi Punya Harapan, Tes Bahrain Tunjukkan Potensi SF-26
-
Jadwal F1 GP Australia 2026: Ada Kejutan Apa di Albert Park?
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Hasil IBL 2026: Pelita Jaya Makin Tak Terbendung, Rajawali Medan Korban Berikutnya
-
Skandal Kickboxing Jatim: Atlet Putri Bongkar Dugaan Pelecehan, Menpora Erick Thohir Murka
-
Swiss Open 2026: Leo/Bagas Ungkap Kunci Kemenangan atas Pasangan Chinese Taipei
-
Swiss Open 2026: Teringkir di Babak Awal, Raymond/Joaquin Ungkap Penyebabnya
-
Swiss Open 2026: Ana/Meilysa Lolos ke Babak 16 Besar, Mau Main Tanpa Beban Lawan Pasangan China
-
Swiss Open 2026: Kalah dari Pasangan Malaysia, Rian/Rahmat Akui Tampil Kurang Berani
-
Swiss Open 2026: Rachel/Febi Tumbang dari Pasangan China, Bingung Tak Ada Angin di Lapangan
-
Angkat Pamor Sport Tourism, 3 Kementerian Turun Tangan Dukung Malang Half Marathon 2026
-
Padukan Sensasi Olahraga dan Wisata Budaya, The Ultimate 10K Guncang 4 Kota Besar di Pulau Jawa
-
Ada yang Tembus Semifinal, PBSI Apresiasi Pebulu Tangkis Muda di All England 2026