Suara.com - Kemenangan Stefanos Tsitsipas untuk pertama kalinya di Mallorca Open menjadi bantahan telak bagi banyak orang yang menilai petenis asal Yunani itu tak bisa bersaing pada turnamen lapangan rumput.
Lewat kemenangan pada babak final melawan petenis Spanyol, Roberto Bautista Agut dengan skor 6-4, 3-6, 7-6(2), Tsitsipas mencetak rekor baru dalam kariernya berupa gelar juara perdana dari lapangan rumput.
"Orang-orang meragukan saya bisa bermain di rumput, tapi saya tidak pernah meragukan diri sendiri. Saya bersikeras bisa bermain di permukaan ini, saya yakin tentang itu," kata Tsitsipas seperti dilansir Reuters, Senin.
Menurut Tsitsipas, perolehan gelarnya pada Minggu (26/6/2022) menjadi bukti bagi para pengkritiknya dan menambah keyakinannya bisa tampil meyakinkan pada ajang yang lebih besar yaitu Wimbledon.
"Saya membuktikan dari minggu lalu bahwa itu bukan permukaan yang saya tidak suka. Saya suka bermain di rumput, mungkin lebih dari di tanah liat," katanya.
"Tahun lalu sulit bagi saya. Saya tidak memainkan satu pertandingan pun sebelum Wimbledon di lapangan rumput. Saya mencoba bermain di lapangan rumput seperti yang saya lakukan di tanah liat, yang merupakan kesalahan besar. Dari segi teknik, taktik, semuanya gagal," ungkapnya.
Tsitsipas, yang kalah dari petenis Amerika Frances Tiafoe pada babak pertama Wimbledon tahun lalu, mengatakan dia menonton video untuk menganalisis titik lemahnya.
"Tidak ada yang masuk akal. Saya bisa katakan bahwa dari sesi latihan, pertandingan persahabatan, semuanya tampak sedikit kurang baik," ujar petenis berusia 23 tahun itu.
Namun dengan melakukan penyesuaian, Tsitsipas akhirnya bisa memecah kebuntuan dan menambah koleksi gelarnya dari turnamen level ATP 250 Mallorca. Hasil tersebut menambah kepercayaan dirinya yang akan segera tampil di Grand Slam lapangan rumput.
Baca Juga: Kesampingkan Cedera, Emma Raducanu Penuh Semangat Main di Wimbledon
"Hal yang saya harapkan tahun ini adalah melewati putaran pertama dan melihat ke mana arahnya setelah itu," tukas Tsitsipas yang enggan mengulangi kekalahannya pada Wimbledon edisi tahun lalu.
[Antara]
Berita Terkait
-
Aldila Sutjiadi Terpaksa Mundur dari Babak Kedua Wimbledon, Partner Asal AS Cedera
-
Hadiri Wimbledon 2024, Mark NCT Masuk Top 5 Artis Paling Berdampak di Media
-
Gaun Ungu Menyimpan Makna Mendalam, Kate Middleton Curi Perhatian di Wimbledon
-
Penampilan Langka! Kate Middleton Muncul di Wimbledon Meski Tengah Berjuang Melawan Kanker
-
Tekuk Pasangan Rusia, Aldila Sutjiadi dan Asia Muhammad Maju ke 16 Besar Wimbledon 2024
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026
-
Tim Indonesia Siap Bungkam Aljazair, Kapten Fajar Wanti-wanti Mental Para Debutan
-
Tim Thomas Indonesia Waspadai Aljazair di Laga Perdana Piala Thomas 2026
-
Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026
-
Ortuseight Dorong Performa Atlet Lewat Inovasi Sepatu Hybrid dan Track Field