Suara.com - Selain medali emas Olimpiade, prestasi terbesar seorang bulu tangkis adalah menjadi nomor satu dunia. Berikut para tunggal putra yang bercokol di "puncak dunia" dengan waktu terlama.
Merujuk persaingan yang tiap tahun semakin ketat, ranking satu dunia sangat sulit untuk bisa didapatkan. Apalagi harus bersaing dengan lawan-lawan tangguh.
Belum lagi mempertahankan ranking, karena persaingan akan terus selalu ada seiring digelarnya turnamen BWF World Tour.
Raihan poin demi poin menjadi kunci, dan hal itu hanya bisa didapat jika mampu memetik kemenangan dan tampil konsisten.
Meski demikian, setidaknya ada 5 pebulu tangkis tunggal putra yang mampu mempertahankan peringkat teratas dunia.
Lantas siapa saja mereka? berikut para pebulu tangkis tunggal putra yang berhasil mempertahankan peringkat dunia terlama.
1. Poul Erik Hoyer
Sosok yang saat ini menjabat Presiden Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) ni merupakan mantan tunggal putra Denmark.
Pernah berada di peringkat satu dunia BWF terlama, yakni sekitar 96 minggu dan menjadi favorit era 1990-an.
Baca Juga: Cerita HK Vittinghus, Pernah Ditraktir Minum Bir oleh Taufik Hidayat
Seiring raihannya itu, Paul juga memiliki sederet gelar bergengsi di dunia bulu tangkis semasa masih aktif bermain.
2. Ardy Bernadus Wiranata
Merupakan salah satu andalan tunggal putra Indonesia yang pernah menduduki peringkat pertama dunia terlama, selama 153 minggu.
Ardy Bernadus Wiranata pernah meraih gelar juara Indonesia Terbuka paling banyak, yakni enam kali dan medali perak Olimpiade Barcelona 1992.
3. Peter Gade
Selain Paul Erik Hoyer, Denmark masih memiliki tunggal putra berstatus seorang legenda dan ada dalam diri Peter Gade.
Tag
Berita Terkait
-
Malaysia Open 2022: Ekspresi Kento Momota Disorot saat Sheshar Hiren Rhustavito Cedera
-
Malaysia Open 2022: Momen Adu Net Anthony Ginting dan Viktor Axelsen Disorot BWF
-
Tumbangkan Wakil Tuan Rumah di Malaysia Open 2022, Shesar Hiren Rhustavito Girang
-
Malaysia Open 2022: Momen Berkelas Shesar Hiren Rhustavito Bantu Papah Rasmus Gemke yang Cedera
-
Taufik Hidayat Soroti Kiprah Anthony Ginting dkk, dari Tak Punya Pelatih hingga Jeblok di Awal Tahun
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur
-
Tembus Perempat Final, Ana/Trias Berambisi Juara Australian Open 2026
-
Pelita Jaya Menang Dramatis 84-83 atas Dewa United, Tinggal Selangkah ke Final IBL 2026
-
Jadi Anggota KONI Pusat, ORADO Indonesia Ajak Milenial dan Gen Z Batam Asah Otak