Suara.com - Pebasket nasional Derrick Michael meyakini kehadiran marques Bolden sangat dibutuhkan timnas basket Indonesia untuk mengarungi ajang FIBA Asia Cup 2022. Postur dan kualitas Bolden disebutnya bisa meningkatkan performa skuad Garuda.
Timnas basket Indonesia akan tampil di FIBA Asia Cup 2022 dengan status tuan rumah. Kejuaraan bola basket se-Asia itu akan berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, 12-24 Juli mendatang.
Menurut Derrick, Bolden adalah pemain yang bisa membantu tim dalam urusan mencetak angka terutama di paint area. Indonesia kalah dalam laga terakhir Kualifikasi FIBA World Cup 2023 melawan Yordania di Jakarta, Senin (4/7/2022) lalu karena dinilai kalah postur sehingga selalu kesulitan melakukan tembakan dari bawah ring.
Upaya para pemain Indonesia untuk melesakkan bola dari paint area pun kerap diblok oleh para pemain Yordania sehingga tim Merah Putih cuma bisa mengandalkan tembakan dari luar.
“Karena pemain kami ukurannya normal jadi kami mementingkan akurasi tembakan dari luar dibanding dari dalam. Apabila kami melawan Yordania seperti kemarin lagi dan kami tidak ada pemain yang bisa bermain di dalam itu akan sangat menyulitkan,” kata Derrick di Jakarta.
“Dampak (Marques Bolden) sangat besar untuk di permainan di paint area karena dia juga merupakan pemain defensif. Jadi buat saya pribadi sendiri, untuk Bolden, kami pastinya membutuhkan dia terutama untuk bermain di bawah ring,” kata dia menambahkan.
Hal senada juga sempat diutarakan oleh pelatih kepala tim nasional bola basket putra Indonesia Rajko Toroman. Ia bahkan menyebut absennya Bolden menjadi salah satu penyebab kekalahan timnas atas Arab Saudi dan Yordania.
Toroman dalam beberapa kesempatan juga selalu mengatakan bahwa pemain NBA G-League itu adalah pilar penting yang bisa memberikan dampak signifikan terhadap permainan tim.
“Kami berharap Marques bisa mengubah permainan kami terutama untuk permainan di bawah ring,” kata Toroman.
Baca Juga: Marques Bolden Masuk Roster Timnas Basket Indonesia Kontra Yordania
“Marques adalah pemain yang benar-benar bisa bermain di dalam paint area maupun di luar. Dia juga pemain yang bagus dalam rebound,” ujarnya lagi.
Dalam laga melawan Yordania, Indonesia yang harus kehilangan Andakara Prastawa dan Bolden itu tak bisa berbuat banyak di paint area lawan. Merah Putih cuma sanggup mencetak 10 poin dari paint area, sedangkan Yordania meraih 36 poin.
Indonesia juga masih kalah dalam aspek rebound. Brandon Jawato dan kawan-kawan cuma membuat 36 rebound dibanding 56 milik Yordania, demikian Antara.
Tag
Berita Terkait
-
Trofi FIBA Asia Cup Dipamerkan di Bundaran HI hingga Stasiun MRT
-
Top 5 Sport: Profil Apriyani Rahayu, Juara Ganda Putri Malaysia Open 2022
-
Yordania Prediksi Timnas Basket Indonesia Bisa Jadi Tim Tangguh di FIBA Asia Cup 2022
-
Marques Bolden Diharapkan Jadi Juru Selamat Timnas Basket Indonesia di FIBA Asia Cup 2022
-
Timnas Basket Indonesia Kalah dari Yordania
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pesilat Indonesia Kompak Dukung Misi Prabowo: Pencak Silat Wajib Tembus Olimpiade!
-
Dari Bela Diri ke Jati Diri, Prabowo Subianto Soroti Makna Pencak Silat bagi Bangsa
-
Prabowo Subianto Tegaskan Bangsa Besar Harus Bangga Budayanya Jangan Minder
-
Presiden Prabowo Titip Pesan Serius ke Ketua IPSI Baru: Bawa Pencak Silat ke Olimpiade
-
Prabowo: Indonesia Guru Pencak Silat, Thailand-Vietnam Kini Jadi Penantang Serius
-
Fajar/Fikri Diadang Kuda Hitam Korea, 2 Wakil Indonesia Jadi Tumpuan Terakhir di BAC 2026
-
Final Four Proliga 2026: Popsivo Polwan Menang Pertama, Usai Tumbangkan Electric PLN Mobile
-
Comeback di Gim Kedua, Fajar/Fikri Satu-satunya Wakil yang Tembus Semifinal BAC 2026
-
Sudah Unggul 20 Poin, Jonatan Christie Akui Momen Krusial Jadi Penentu Kekalahan
-
Dari Kawan Jadi Lawan, Saat Yudha dan Pandu Saling Lempar Psywar Jelang IBL All-Star 2026