Suara.com - Tara Athaya Yasykur sukses meraih medali emas, sekaligus memecahkan rekor para-renang pada nomor 50 meter gaya bebas S12 ASEAN Para Games 2022 di Stadion Jatidiri Semarang, Jumat (5/8/2022), disaksikan langsung sang ibunda.
Catatan waktu yang dicetak adalah 31,19 detik atau memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang perenang Thailand Sukcharern Preyanut dengan 41,66 detik.
"Senang banget, bisa mecahin (rekor) juga. Kurangnya tidak pecah 'best time' saya," kata Tara usai pengalungan medali.
Atlet kelahiran 25 September 2003 itu mengaku senang sekali bisa berlaga ditonton sang ibunda, Yuliati Karyaningsih, apalagi saat ini merupakan debutnya di APG 2022.
"Senang banget. Keren. Apalagi di Semarang, belum pernah kan di (Stadion Jatidiri). Ibu nonton sejak awal karena kebetulan juga di hari pertama (1/8)," kata Tara seperti dimuat Antara.
Pada APG 2022, perenang berusia 18 tahun itu turun di dua nomor, yakni 50 meter gaya bebas S12 dan 50 meter gaya dada SB12.
Pada nomor 50 meter gaya dada SB12, Tara sukses meraih medali perak sehingga total dua medali dikumpulkan, yakni satu emas dan satu perak.
Tara juga merasa terpacu dengan kehadiran suporter di Stadion Jatidiri Semarang yang memberikan dukungan kepada para atlet Indonesia saat berlaga.
"Antusiasnya, luar biasa. Apalagi, masyarakat kan pada nonton," katanya.
Baca Juga: Para-renang Indonesia Tampil sebagai Juara Umum di ASEAN Para Games 2022
Sebelum berlomba, Tara tak lupa meminta doa sang ibunda agar bisa memenangi dan membanggakan Indonesia.
"Pesan khusus tidak ada. Ya, jbu cuma nyemangatin, kasih 'support'," kata Tara.
Tim Para-Renang Indonesia tampil sebagai juara umum pada ASEAN Para Games 2022 dengan total perolehan 87 medali, terdiri atas 29 medali emas, 31 perak, dan 27 medali perunggu.
Bahkan, perolehan medali emas pada pesta olahraga terbesar bagi atlet-atlet difabel se-Asia Tenggara itu melampaui target yang ditetapkan, yakni 27 medali emas.
Berita Terkait
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025
-
Cair! Pemerintah Guyur Bonus Atlet ASEAN Para Games 2025, Medali Emas Dapat Rp1 Miliar
-
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
-
Rahasia Indonesia Lampaui Target di ASEAN Para Games 2025, Raih 392 Medali!
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati