Suara.com - Mantan juara Andy Murray mencapai babak ketiga US Open untuk pertama kalinya dalam enam tahun atas petenis Amerika yang mendapat wildcard Emilio Nava, Rabu waktu setempat.
Murray, yang terkenal mengakhiri penantian 76 tahun Inggris untuk gelar Grand Slam putra ketika dia memenangi US Open pada 2012, keluar sebagai pemenang dengan skor 5-7, 6-3, 6-1, 6-0.
"Secara fisik ini adalah yang terbaik yang saya rasakan dalam beberapa tahun terakhir," kata Murray, yang berusia 35 tahun, seperti disiarkan AFP yang dimuat Antara.
"Pergerakan saya sejauh ini adalah yang terbaik dalam waktu yang lama. Saya semakin dekat ke tempat yang saya inginkan dan mudah-mudahan saya bisa berlari jauh di sini."
Nava, peringkat 203 dunia, merebut set pertama selama 84 menit yang melelahkan dengan pukulan forehand menyilang lapangan.
Namun, petenis berusia 20 tahun, yang membutuhkan lima set untuk mengalahkan John Millman pada babak pertama itu akhirnya kehabisan tenaga, hanya memenangi empat gim lagi dan mengakhiri pertandingan dengan 56 unforced error.
"Dia mendikte poin di set pertama," ujar Murray mengenai lawannya itu.
"Tapi kemudian saya memukul lebih baik dan mampu mengontrol poin."
“Dia memainkan pertandingan lima set pertamanya pada babak pertama dan itu bisa sangat sulit, saya pikir levelnya turun tetapi dia akan memiliki masa depan yang cerah.”
Baca Juga: Top 5 Sport: Kejutan! Chico Wardoyo Permalukan Ranking 2 Dunia di Japan Open 2022
Murray terakhir mencapai babak ketiga pada 2016 dalam perjalanannya ke perempat final.
Jika dia ingin maju lebih jauh, dia mungkin harus melewati petenis nomor 14 dunia Matteo Berrettini, semifinalis di New York pada 2019.
Berrettini mengalahkan Murray di final turnamen lapangan rumput Stuttgart pada Juni.
"Dia mengalami tahun yang kurang beruntung," kata Murray.
"Saya tahu dia terkena COVID pada awal Wimbledon. Ketika dia berada di lapangan, dia melakukannya dengan sangat baik."
"Kami memainkan pertandingan tiga set yang sulit di Stuttgart. Saya memperkirakan ini akan sangat sulit, tetapi jika saya bermain bagus dan pengembalian bola saya tepat sasaran, maka saya punya peluang bagus," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Lapangan Tenis Tanah Liat Hijau Ternyata Bisa Jadi Solusi Serap Karbon, Bagaimana Caranya?
-
Janice Tjen Berpotensi Hadapi Petenis Putri No.1 Dunia di Indian Wells
-
Ranking Janice Tjen Meroket! Tembus Peringkat 36 Dunia
-
Janice Tjen Didapuk sebagai Unggulan Keenam di Merida Open 2026
-
Nasib Berbeda Dua Srikandi Tenis Indonesia di WTA 1000 Dubai: Janice Melaju, Aldila Terhenti
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Hasil Piala Uber 2026: Sikat Denmark 3-1, Srikandi Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Terungkap Alasan Megawati Hangestri Pertiwi Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia
-
PBSI Jangkau Akar Rumput: Gelar Festival SenengMinton 2026, Purwokerto Kota Pertama
-
Waspadai Dukungan Tuan Rumah, Indonesia Siap Hadapi Denmark di Perempat Final Piala Uber 2026
-
Megawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia Jelang Pelatnas
-
Fajar Alfian Minta Maaf, Janji Tim Thomas Indonesia Bangkit Lebih Kuat
-
Desak/Kadek Pecahkan Rekor Dunia, Panjat Tebing Indonesia Rebut Emas Speed Relay di Sanya 2026
-
Jadwal dan Link Live Streaming Tim Indonesia vs Denmark di Perempat Final Piala Uber 2026
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026
-
Ubaya Kawinkan Gelar Juara di Campus League Basketball Regional Surabaya