Suara.com - Sebanyak 1.371 pesilat berlaga di "Semarang Pencak Silat Open Championship 2022", ajang tingkat nasional yang berlangsung di GOR Prof Sudarto SH, Universitas Semarang, Semarang, 9-11 September 2022.
Mereka bertanding di nomor laga (pertarungan bebas) dan seni.
Menurut Ketua Panitia "Semarang Pencak Silat Open Championship 2022" Sukamto, di Semarang, Jumat, para pesilat itu dikelompokkan pada usia dini (SD), pra-remaja (SMP), remaja (SMA), dan dewasa (mahasiswa dan umum).
"Tujuan kejuaraan tingkat nasional ini adalah agar para pesilat memiliki pengalaman tanding lebih banyak. Sementara bagi pesilat usia dini dan pra-remaja diharapkan memiliki pengalaman berlaga di arena sejak awal," ujarnya seperti dikutip dari ANTARA.
Ia berharap melalui kejuaraan tersebut nantinya akan muncul para calon juara yang mewakili sekolah, universitas, hingga daerah masing-masing.
Kejuaraan silat tersebut digelar di empat gelanggang, dengan menggunakan sistem penilaian digital sehingga para pesilat, ofisial, hingga penonton dapat melihat perolehan nilai mereka yang berlaga dari waktu ke waktu.
Manajer tim pencak silat SD Islam Cahaya Ilmu Semarang Isnaeni menyebutkan sebanyak 11 pesilat diturunkan untuk mengikuti ajang tersebut.
Sejauh ini, perolehan medali sebanyak dua emas, dua perak, dan empat medali perunggu, sedangkan yang lainnya masih menunggu giliran tampil.
Manajer tim perguruan Perisai Diri Kabupaten Demak Abdul Ghofar mengaku menurunkan 60 pesilatnya untuk mengikuti kejuaraan tersebut.
"Memperbanyak jam pengalaman tanding itu tujuan utama kami. Bertanding di arena sebesar ini menjadikan pengalaman berharga bagi para pesilat," kata Ghofar.
Sementara itu, Giftan Azkaniar dari SDI Cahaya Ilmu Semarang mengaku bangga karena sukses meraih medali emas kategori tanding kelas E putra usia dini.
"Senang banget. Enggak nyangka bisa dapet (medali) emas," kata Giftan yang baru kali perdana mengikuti kejuaraan tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat
-
Pesilat Indonesia Kompak Dukung Misi Prabowo: Pencak Silat Wajib Tembus Olimpiade!
-
Dari Bela Diri ke Jati Diri, Prabowo Subianto Soroti Makna Pencak Silat bagi Bangsa
-
Prabowo Subianto Tegaskan Bangsa Besar Harus Bangga Budayanya Jangan Minder
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026