Sejak debut profesional 29 Oktober 2005, Canelo tercatat mengantongi rekor 57 (39 KO) menang, dua kalah, dan dua hasil imbang.
Tekad GGG
Pada sisi lain keinginan Golovkin untuk duel trilogi sejatinya sudah sejak lama.
Namun kala itu, dia harus menemui jalan buntu karena Alvarez tidak ingin terbius dalam rivalitas dengannya dan memilih menantang petinju lain di kelas berbeda.
Tahu keinginannya sulit terealisasi, Golovkin tidak tinggal diam. Dia kembali melanjutkan karier dengan bertarung dengan sejumlah petinju besar.
Awal kebangkitan petinju asal Kazakhstan dimulai dengan kemenangan KO ronde keempat atas Steve Rolls di Madison Square Garden pada 8 Juni 2019.
Setelah itu, dia kembali mendapat kesempatan untuk duel perebutan gelar juara dunia kelas menengah IBF dan IBO melawan Sergiy Derevyanchenko di Madison Square Garden pada 5 Oktober 2019.
Hasilnya, Golovkin menang angka 115-112, 115-112, 114-113 sekaligus membuatnya kembali menyandang gelar juara dunia di divisi menengah.
Karier Golovkin berlanjut dengan sukses mempertahankan titel atas Kamil Szeremeta pada ronde ketujuh di Seminole Hard Rock Hotel and Casino, Hollywood pada 18 Desember 2020.
Baca Juga: Tinju Dunia Daud Yordan vs Zoravor Petrosian: The People Champions Bidik Pukul KO di Bawah 10 Ronde
Adapun dalam pertandingan terakhir, dia menambah koleksi gelar dengan meraih titel WBA Super usai menang TKO ronde sembilan atas Ryota Murata di Super Arena, Saitama, Jepang pada 9 April 2022.
Secara keseluruhan, Golovkin yang melakoni debut profesional pada 29 Juli 2006 telah melakoni 44 kali duel. Selain hasil imbang dan kalah dari Canelo, selebihnya GGG selalu menang.
Prediksi Canelo Alvarez vs Gennedy Golovkin
Duel diprediksi berlangsung sengit. Dua petinju terbaik saat ini berhadapan untuk mempertaruhkan karier tinju profesional mereka.
Berdasarkan pemaparan di atas, Alvarez adalah favorit pemenang. Dia bukan yang dulu atau ketika dua laga sebelumnya melawan Golovkin.
Kekuatan dan pengalamannya kian bertambah dan tentunya makin matang. Yang perlu digarisbawahi, dia telah terbiasa bertarung di divisi menengah super.
Berita Terkait
-
Tinju Dunia: Oleksandr Usyk Bidik Deontay Wilder Jadi Lawan Berikutnya
-
Top 5 Sport: Marc Marquez Tak Pasang Target Menang di MotoGP Aragon 2022
-
Tinju Dunia: Anthony Joshua Terima Syarat Tarung Lawan Tyson Fury
-
Top 5 Sport: Tersingkir di US Open 2022, Rafael Nadal Tidak Yakin Kapan Kembali Beraksi
-
Tinju Dunia: Usai Kalahkan Luis Ortiz, Andy Ruiz Jr Bidik Deontay Wilder
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Searah Menpora Erick, Taufik Hidayat Tegas: Pelecehan Seksual Rusak Integritas Olahraga
-
Janice Tjen Berpotensi Hadapi Petenis Putri No.1 Dunia di Indian Wells
-
Perang Saudara di All England 2026, Fajar/Fikri Bertekad Hapus Rekor Buruk Lawan Raymond/Joaquin
-
Strategi Jitu Bawa Fajar/Fikri ke Babak Kedua All England 2026
-
Final Four Proliga 2026: Megawati Hangestri Fokus Evaluasi, Ingin Kolektivitas Tim Dibenahi
-
Final Four Proliga 2026: Megawati Ingin Jakarta Pertamina Enduro Ulangi Prestasi Musim Lalu
-
All England 2026: Tersingkir Awal, Leo/Bagas Kaget Permainan Ganda Taiwan Aktif dan Powerful
-
All England 2026: Fajar/Fikri Hadapi Raymond/Joaquin di Babak Kedua, Sang Senior Punya Rekor Buruk
-
All England 2026: Karpet Abu-abu Bikin Salfok, tapi Raymond/Joaquin Tetap Sikat Ganda Korsel
-
All England 2026: Tersingkir Awal, Rachel/Febi Akui Belajar Banyak dari Ganda China