Suara.com - Francesco Bagnaia telah menjuarai empat balapan MotoGP secara beruntun sebelum tiba di Aragon, Spanyol, dan satu kemenangan lagi akan membuat pebalap Italia itu mencetak sejarah.
Bagnaia pada Sabtu (17/9/2022) memecahkan rekor Sirkuit MotorLand Aragon dan menjadi yang tercepat dalam kualifikasi untuk merebut pole position ke-11 dalam kariernya di MotoGP, dan kali kelima selama musim ini.
Pada balapan Minggu (18/9/2022) hari ini, Bagnaia memiliki peluang menjadi pebalap Ducati pertama yang meraih lima kemenangan beruntun dalam kelas premier dan menjadi pebalap pertama dari setiap pabrikan manapun yang mencetak rekor itu dari sejak Marc Marquez menjuarai lima balapan dari San Marino sampai Australia pada 2019.
Pole position tersebut juga merupakan posisi start terdepan ke-12 Ducati dalam musim ini yang merupakan rekor baru untuk pabrikan Bologna itu dalam satu musim MotoGP.
Laman MotoGP mencatat, sejak 2010 hanya ada tiga pebalap yang memenangi balap MotoGP dari pole di Aragon, yakni Casey Stoner (2010, 2011), Marc Marquez (2013, 2016, 2019), dan Francesco Bagnaia (2021).
Berkat Bagnaia, Jack Miller (Ducati Lenovo) dan Enea Bastianini (Gresini Racing), GP Aragon nanti menjadi balapan ke-35 kalinya di mana setidaknya ada satu pebalap Ducati yang start dari baris terdepan.
Bagnaia tiba di Aragon dengan bekal empat kemenangan beruntun yang fantastis sehingga menjadi pebalap pertama yang melakukan hal itu di atas motor Ducati.
Kemenangan pebalap Italia tahun lalu di Aragon akan menjadi modal tambahan dalam upayanya menekan Fabio Quartararo, yang belakangan ini tampil kurang garang, dan kini berselisih hanya 30 poin di puncak klasemen dengan enam balapan tersisa.
Meskipun Bagnaia masih tertinggal dari rivalnya, Ducati memiliki peluang menyegel gelar konstruktor di Aragon. Pabrikan Italia itu saat ini unggul 110 poin dari Yamaha dengan enam balapan tersisa.
Baca Juga: Francesco Bagnaia Klaim Pole MotoGP Aragon, Ducati Sapu Bersih Slot Baris Terdepan
Sedangkan tim Ducati Lenovo memimpin klasemen tim dengan keunggulan 25 poin atas tim Aprilia Racing.
Sementara itu, Quartararo akan start dari P6, menyamai hasil kualifikasi terburuknya di MotoGP dalam GP Teruel 2020 di Aragon. Itu juga kali keempat secara beruntun pebalap Yamaha itu melewatkan posisi start baris terdepan.
Quartararo juga belum pernah naik podium Aragon.
Setelah menyintas Q1, Aleix Espargaro mengamankan posisi start P4 untuk Aprilia, menjadi hasil kualifikasi terbaiknya sejak start dari posisi yang sama di Jerman awal tahun ini.
Meraih hasil kualifikasi terbaiknya di Aragon, Espargaro juga akan mengincar podium untuk pertama kalinya sejak terakhir kali naik mimbar di Mugello tahun ini.
Kembali membalap setelah menjalani operasi lengan, Marc Marquez akan start dari P13, yang menjadi posisi kualifikasi terburuk pebalap Repsol Honda itu dari sembilan kesempatan selama tampil di Aragon.
Berita Terkait
-
Francesco Bagnaia Klaim Pole MotoGP Aragon, Ducati Sapu Bersih Slot Baris Terdepan
-
Simak Hasil Kualifikasi MotoGP Aragon 2022, Marc Marquez Gagal Masuk 10 Besar Q2
-
Hasil FP3 MotoGP Aragon 2022: Jack Miller Tercepat, Marc Marquez Kecelakaan
-
Jadwal Kualifikasi MotoGP Aragon 2022, Siaran Langsung Malam Ini
-
Formasi Pebalap MotoGP 2023 Sudah Lengkap Hanya Ada Satu Rookie
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games