Suara.com - Max Verstappen memperoleh peluang emas untuk mengunci gelar juara dunia Formula 1 di Grand Prix Jepang setelah merebut pole position di Sirkuit Suzuka, Sabtu (8/10/2022).
Sang pebalap Red Bull memuncaki catatan waktu kualifikasi dengan 1:29,304 demi mengalahkan pebalap Ferrari Charles Leclercv dengan selisih 0,010 detik di posisi kedua.
Namun, Verstappen sempat harus menunggu steward yang akan melakukan investigasi terhadap insiden di trek yang melibatkan sang pebalap Belanda dan Lando Norris dari McLaren.
Keputusannya adalah Verstappen mendapat teguran, tapi tetap berhak start dari posisi terdepan.
Dia berpeluang mengunci gelar juara dunia dua tahun beruntun apabila menang di Suzuka dengan satu poin tambahan dari lap tercepat, tidak peduli di posisi mana rival-rivalnya finis.
Verstappen bisa juga mempertahankan gelarnya apabila ia menang dan Leclerc finis ketiga atau lebih rendah.
"Saya tidak terlalu memikirkannya, hanya berusaha sebaik mungkin setiap harinya," kata Verstappen yang telah memenangi 11 dari 17 balapan musim ini.
"Saya rasa apa yang lebih penting adalah bahwa kami memiliki mobil yang kompetitif dan itu jelas terlihat dari apa yang kami dapatkan hari ini di kualifikasi."
"Semoga besok akan sama di balapan karena kami membutuhkan balapan yang sempurna agar bisa menang besok," ujarnya menambahkan seperti dikutip Antara dari AFP.
Baca Juga: Nyck de Vries Resmi Perkuat Tim AlphaTauri untuk Musim F1 2023
Verstappen dan Norris nyaris bertabrakan di kualifikasi saat sang pebalap Belanda tiba-tiba berbelok ke kiri. Sang pebalap McLaren terpaksa menghindar sehingga melaju ke rumput.
Verstappen kemudian menyalahkan Norris, mengatakan ia seharusnya lebih menghormati pebalap lain di chicane itu.
"Saya rasa tidak akan ada yang mencoba menyalip di chicane terakhir itu, jadi pada dasarnya dengan mencoba melewati saya maka Anda membuat masalah itu," kata Verstappen.
Badan mobil Verstappen mengalami kerusakan di lap terakhir setelah dia melebar di suatu tikungan dan melindas kerb.
Sementara itu, Leclerc nyaris mengklaim pole ketiganya secara beruntun.
"Salah satu yang sulit, tapi secara umum mobil ini terasa baik," kata sang pebalap Monako, yang tertinggal 104 poin dari Verstappen di klasemen.
Berita Terkait
-
Gagal Finish di GP China 2026, Max Verstappen: Saya dan Tim Frustrasi!
-
Mimpi Buruk di Shanghai, Ini Alasan McLaren Tak Bisa Ikut GP China 2026
-
Juara Dunia 7 Kali Kembali! Sir Lewis Hamilton Podium Bersama Ferrari
-
4 Drama Menarik di Formula 1 GP China 2026: Menyala Mercedes!
-
Jelang F1 GP China 2026: 4 Tim Ini Berpeluang Raih Kemenangan
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games