Suara.com - Ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan mengaku bersyukur masih bisa bertahan dalam lima besar peringkat Federasi Badminton Dunia (BWF) meski menjadi pasangan paling senior yang masih aktif berlaga dalam berbagai turnamen bulu tangkis internasional.
"Peringkat turun ke lima, kalau buat saya di 'Top Five' sudah bagus. Realistis saja, yang penting di tiap pertandingan masih bisa kasih yang terbaik," kata Hendra di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, seperti dikutip dari ANTARA, Kamis (13/10/2022).
Bagi pasangan berjuluk The Daddies, pergeseran peringkat BWF menjadi maklum mengingat kini badan olahraga tersebut telah kembali mengaktifkan perolehan poin setelah dibekukan akibat pandemi COVID-19.
Berdasarkan data laman resmi BWF, saat ini pasangan Hendra/Ahsan menduduki peringkat kelima pada pekan ke-40. Sebelumnya Hendra/Ahsan menikmati peringkat kedua dunia, namun posisi mereka harus tergerus oleh pasangan Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi yang merangsek menggantikan The Daddies.
Posisi mereka kembali berubah pada pekan ke-36 dengan menempati peringkat empat setelah digeser oleh ganda putra peraih medali emas Olimpiade Tokyo Lee Yang/Wang Chi Lin asal Taiwan.
Pada pekan ke-40 barulah posisi The Daddies tergedradasi hingga peringkat 5 seperti saat ini.
"Wajar ya peringkatnya pada turun karena tahun ini poin-poin sudah unfreeze. Sekarang masih oke lah. Lihat nanti peluangnya seperti apa di tur Eropa, optimistis bisa lolos dari (potensi bertemu) teman sendiri," ujar Hendra.
Degradasi tak hanya dialami oleh The Daddies, namun juga Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon yang sebelumnya memuncaki peringkat BWF.
Pebulu tangkis yang pernah memboyong medali emas Olimpiade itu berharap sektor ganda putra Indonesia kembali digdaya dengan merebut posisi teratas.
Baca Juga: The Daddies Waspadai Peluang Bertemu Fajar/Rian di Denmark Open 2022
Secara pribadi Hendra masih melihat potensi Kevin/Marcus untuk kembali ke peringkat satu dunia, asalkan bisa bermain lebih konsisten dari setiap turnamen yang tersisa sepanjang musim ini.
"Harapannya tahun ini ada yang naik ke peringkat satu lagi, siapa pun lah. Kalau Minions saya melihatnya masih optimistis," pungkas Hendra.
Berita Terkait
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Terkesima, BWF Puji Antusias Penonton di Indonesia Masters 2026
-
Kalahkan Unggulan Malaysia, Sabar/Reza Tembus Semifinal Indonesia Masters 2026
-
Langkah Fadia/Tiwi Terhenti di Perempat Final Indonesia Masters 2026
-
Tahan Sakit dan Emosi, Alwi Farhan Tembus Semifinal Indonesia Masters 2026 Lewat Drama Comeback
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
BATC 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Menang Dramatis Meski Cedera, Indonesia Unggul 2-1 atas Thailand
-
Carabao Billiards Indonesia Cetak Sejarah, Tiga Turnamen Internasional Sekaligus Pecahkan Rekor MURI
-
Pelita Jaya Dapat Dukungan Tambahan dalam Mengarungi IBL 2026
-
Cetak Sejarah, Produk Cokelat Asal Indonesia Resmi Jadi Sponsor Gresini Racing di MotoGP
-
Libas Unggulan Kedua, Janice/Eala Maju ke Semifinal Abu Dhabi Open 2026
-
Alex Marquez Catat Waktu Tercepat saat Tes Uji Coba MotoGP Sepang
-
Libas Malaysia 3-2, Indonesia Keluar sebagai Juara Grup D BATC 2026
-
Jakarta Pertamina Enduro Sikat Electric PLN 3-0, Servis Mematikan Jadi Kunci Kemenangan
-
Jadwal dan Link Streaming Proliga 2026 Malam Ini: Adu Keras Pertamina Enduro vs Electric PLN
-
5 Kemenangan Beruntun Jadi Modal Pertamina Enduro, Megawati Incar Posisi Teratas Proliga 2026