Suara.com - Langkah tunggal putra Indonesia Shesar Hiren Rhustavito sudah harus terhenti di babak 16 besar French Open 2022 usai dikalahkan wakil Jepang Kodai Naraoka.
Pada laga babak kedua French Open 2022 di Stade Pierre de Coubertin, Paris, Prancis, Kamis (27/10/2022), pemain yang akrab disapa Vito ini kalah lewat rubber game 23-21, 9-21, 20-22 setelah bermain 1 jam 21 menit.
Awal babak pertama sudah berjalan ketat sempat imbang 5-5, Kodai mencoba menjauh dan menutup interval game pertama 11-8. Selepas interval Kodai masih memimpin 10-12 dan semakin unggul empat poin dari Vito.
Namun tunggal putra Indonesia ini mencoba memangkas poin 17-18 dari Kodai dan menyamakan kedudukan 18-18. Laga masih ketat dan skor kembali imbang 19-19 dan deuce 20-20.
Vito masih memberikan perlawanan ketat setelah menyamakan kedudukan 21-21 dan berbalik unggul 22-21. Game pertama akhirnya direbut oleh Vito 23-21 setelah bermain 30 menit.
Di game kedua Vito sempat tertinggal 0-2 di awal dan Kodai masih menjaga keunggulannya 6-1. Pemain Jepang ini masih unggul 9-6 dari Vito hingga menutup interval game pertama 11-7
Selepas interval, Kodai masih tetap mengumpulkan poin demi poin dan memimpin 16-9 dari Vito. Kodai semakin jauh unggul dari Vito dan akhirnya merebut game kedua ini 21-9.
Laga berlanjut ke game ketiga, Vito sempat unggul 3-0 di awal. Kodai bangkit dan laga berjalan ketat setelah imbang 3-3 dan 4-4. Vito mencoba menjauh 7-5 namun disamakan Kodai 7-7.
Vito kembali mencoba memimpin 9-7 dan ungguk 11-8 di interval game kedua. Selepas interval Vito masih tetap memimpin 13-8 dan tetap menjaga keunggulan 18-16.
Baca Juga: Hasil French Open 2022: Leo/Daniel dan Fajar/Rian Tersingkir di Babak Kedua
Laga masih berjalan ketat setelah Kodai menyamakan kedudukan 19-19 dan deuce 20-20. Kodai memimpin 21-20 dan akhirnya merebut game ini 22-20 dan Vito harus tersingkir.
Berita Terkait
-
China Dominasi Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar Juara
-
Nikmati Masa Pensiun, Viktor Axelsen Kini Fokus Keluarga dan Bisnis Investasi
-
Viktor Axelsen Kritik Sistem Poin 3x15 BWF: Hilangkan Drama dan Taktik di Bulu Tangkis
-
Anthony Ginting Evaluasi Pola Permainan Usai Tersingkir di Malaysia Masters 2026
-
Ubed Tantang Christo Popov di Perempat Final Malaysia Masters 2026, Bertekad Balas Dendam
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Tembus Lima Besar Klasemen Sementara Moto3 Junior 2026
-
Raymond/Joaquin Resmi Mundur dari Singapore Open 2026, Ini Alasannya
-
Kimi Antonelli Juara GP Kanada 2026, Perlebar Keunggulan di Klasemen F1
-
Nikmati Masa Pensiun, Viktor Axelsen Kini Fokus Keluarga dan Bisnis Investasi
-
China Dominasi Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar Juara
-
Kiandra Ramadhipa Nyaris Podium, Finis Kelima di Race Pertama Moto3 Junior Catalunya 2026
-
Skandal di Piramida Giza! Oleksandr Usyk Menang TKO Kontroversial atas Rico Verhoeven
-
Viktor Axelsen Kritik Sistem Poin 3x15 BWF: Hilangkan Drama dan Taktik di Bulu Tangkis
-
Jogja Run D-City Sukses Diikuti Ribuan Pelari, Hasil Penjualan Tiket untuk Beasiswa Pendidikan
-
IBL Datangkan Wasit Elite Asia untuk Pimpin Playoff 2026