Suara.com - Ester Nurumi Tri Wardoyo mendapat sorotan dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) sebagai salah satu calon bintang masa depan, tak hanya untuk Indonesia tetapi juga dunia.
Performa Ester Nurumi Tri Wardoyo di Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Dunia BWF di Santander pada Oktober lalu memberi kesan luar biasa bagi BWF.
BWF selaku Federasi Bulu Tangkis Dunia menempatkan nama Ester Nurumi Tri Wardoyo dalam sederet bintang muda masa depan bulu tangkis dunia.
Pada Kejuaraan Bulu Tangkis Dunia Junior lalu, Ester mampu bersaing di 4 besar turnamen melawan perwakilan Jepang dan China.
Seolah menjadi titik dari bangkitnya nomor tunggal putri Indonesia, Ester berhasil menempati posisi ketiga di Kejuaraan Dunia Junior ini.
Tepat di bawah Tomoka Miyazaki asal Jepang dan Yuan An Qi asal China, tak heran jika Ester mendapat sorotan dari BWF.
Melalui laman resminya, BWF memuji kualitas yang dimiliki Ester sebagai pebulu tangkis spesialis tunggal putri asal Indonesia.
"Membawa Indonesia ke semifinal Tim Campuran dengan kemenangan di bawah tekanan atas Zhang Xin Ran dari China, sebelum mendapatkan perunggu di tunggal putri." tulis BWF.
Profil Ester Nurumi Tri Wardoyo
Baca Juga: Jonatan Christie Juara BrightUp Cup 2022: Modal Menuju World Tour Finals
Namanya sudah mencuat sejak Olimpiade Toko 2020 lalu, di mana saat itu Ester yang masih berusia 16 tahun mmemetik kemenangan dalam sumulasi yang digelar PBSI.
Jumpa dengan seniornya, Gregoria Mariska Tunjung, Ester sukses mengalahkan tunggal putri nomor satu Indonesia itu lewat rubber game dengan skor 21-12, 13-21, 21-11.
Tak berhenti di situ, performa ciamik Ester membuatnya diperhitungkan tim pelatih dan masuk dalam 20 daftar nama wakil Indonesia di Piala Sudirman 2021.
Meskipun belum mampu memberi hasil yang diinginkan, Ester tetap menjadi andalan Indonesia usai masuk ke dalam skuad untuk Piala Uber 2020.
Meskipun dalam dua kali laga, Ester lagi-lagi harus menelan kekalahan dari Jerman dan Thailand di babak penyisihan grup dengan straight game.
Pengalaman demi pengalaman dicari Ester dan dihadapinya dengan tangguh, hingga hasil kerja kerasnya terlihat di Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Dunia BWF tahun ini.
Tag
Berita Terkait
-
Perang AS-Iran, PBSI Pastikan Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Swiss Open 2026
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Hadapi Ketatnya Persaingan BWF, PBSI Segarkan Struktur Pelatih Ganda Putra
-
PBSI Beberkan Revolusi Baru BWF: Transformasi Besar Bulu Tangkis Global
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya