- PP PBSI mendukung penuh format baru turnamen BWF, termasuk Indonesia Open Super 1000 yang berlangsung sebelas hari.
- Format baru ini menambah jumlah peserta tunggal menjadi 48 pemain dan meningkatkan potensi pengalaman bertanding atlet.
- Durasi panjang turnamen memungkinkan integrasi hiburan (sportainment) serta menjaga jadwal istirahat atlet lebih terstruktur.
Suara.com - Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menyatakan dukungan penuh terhadap penerapan format baru turnamen yang digagas Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).
Salah satu ajang yang akan mengalami perubahan signifikan adalah Indonesia Open, yang bakal digelar selama 11 hari sebagai turnamen level Super 1000.
Kepala Bidang Luar Negeri PP PBSI, Bambang Roedyanto, menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari komitmen Indonesia untuk mendukung arah pengembangan bulu tangkis global yang tengah dicanangkan BWF.
“Dari sisi penyelenggara, penerapan durasi 11 hari tentu berdampak pada meningkatnya biaya operasional karena waktu pelaksanaan yang lebih panjang,” ujar Bambang.
Meski demikian, PBSI memandang langkah ini sebagai investasi jangka panjang guna mempertahankan posisi Indonesia Open sebagai salah satu turnamen paling bergengsi di dunia.
“Ini sekaligus menghadirkan standar penyelenggaraan yang sejalan dengan arah global BWF,” tambahnya.
Format baru tidak hanya berdampak pada penyelenggaraan, tetapi juga memberikan keuntungan bagi para atlet.
Jumlah peserta di nomor tunggal akan meningkat dari 32 menjadi 48 pemain, membuka kesempatan lebih luas bagi pebulu tangkis untuk tampil di level tertinggi.
Selain itu, sistem setengah kompetisi yang digunakan hingga babak 16 besar membuat atlet berpotensi menjalani lebih banyak pertandingan.
Baca Juga: Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M
Bambang menilai hal tersebut dapat meningkatkan kualitas persaingan sekaligus memberi pengalaman bertanding yang lebih kaya.
“Jumlah pertandingan yang bertambah akan memperkuat atmosfer kompetitif dan membantu atlet berkembang,” jelasnya.
PBSI juga menaruh perhatian besar pada aspek kebugaran atlet.
Dengan durasi turnamen yang lebih panjang dan hanya menggunakan dua lapangan pertandingan, jadwal dinilai menjadi lebih terstruktur sehingga waktu istirahat atlet dapat terjaga.
“Hal itu diharapkan dapat menjaga kualitas permainan dan performa atlet sepanjang turnamen,” kata Bambang.
Pendekatan ini sejalan dengan upaya BWF dalam menciptakan kompetisi yang tidak hanya menarik, tetapi juga berkelanjutan bagi karier para pemain.
Menariknya, Indonesia Open ke depan tidak hanya berfokus pada pertandingan di lapangan. PBSI berencana mengemas turnamen dengan pendekatan sportainment, menggabungkan olahraga dan hiburan untuk meningkatkan pengalaman penonton.
“Dengan durasi yang lebih panjang, penyelenggaraan Indonesia Open memungkinkan hadirnya berbagai elemen hiburan dan aktivasi di luar lapangan pertandingan,” ujar Bambang. [Antara]
Berita Terkait
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M
-
Klasemen IBL 2026 Jelang Pekan Keenam: Satria Muda di Puncak, Pelita Jaya Menguntit
-
Jadwal Lengkap IBL 2026 Pekan Ke-6: Menanti Aksi Juara Bertahan dan Derbi Jakarta
-
Fun Walk Meriahkan Milad 4 Windu Nurul Fikri, Satukan 700 Peserta dalam Semangat Kebersamaan
-
Ribuan Pelari Padati GBK, Gerakan 'Care for Sumut' Kumpulkan Dana Pemulihan Bencana
-
Group Ride Roadbike di Belitung Jadi Pemanasan Menuju Ajang Balap Sepeda Dunia GFNY 2026
-
BATC 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Menang Dramatis Meski Cedera, Indonesia Unggul 2-1 atas Thailand
-
Carabao Billiards Indonesia Cetak Sejarah, Tiga Turnamen Internasional Sekaligus Pecahkan Rekor MURI
-
Pelita Jaya Dapat Dukungan Tambahan dalam Mengarungi IBL 2026
-
Cetak Sejarah, Produk Cokelat Asal Indonesia Resmi Jadi Sponsor Gresini Racing di MotoGP