Klub Basket Prawira Harum Bandung rebut peringkat ketiga IBL Indonesia Cup 2022. (Antara)
Xaverius coba lakukan tembakan tiga angka pada kesempatan terakhir tapi tak mampu menemui sasaran.
Kedudukan berakhir 71-69 untuk Prawira saat peluit tanda pertandingan usai berbunyi.
Prawira Harum Bandung berhasil merebut peringkat ketiga IBL Indonesia Cup 2022, sementara Pelita Jaya Bakrie Jakarta dan Satria Muda Pertamina Jakarta memperebutkan gelar di final IBL Indonesia Cup 2022. (Antara)
Komentar
Berita Terkait
-
IBL 2024: Prawira Harum Bandung Kontrak Pemain Timnas Basket Chile
-
Pebasket Prawira Harum Bandung Kagumi Kehebatan David da Silva: Mentalitas Seorang 'Pembunuh'
-
David Singleton Catat Rekor Tiga Kali Terpilih sebagai Pelatih pada IBL All Star
-
BCL Asia 2024: Prawira Harum Bandung Tekuk Bishrelt Metal
-
Hasil IBL 2024: Prawira Harum Curi Kemenangan di Kandang Satria Muda
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati