Suara.com - Jonatan Christie susah payah mengalahkan wakil Indonesia lainnya, Lakshya Sen dalam pertandingan tiga gim dengan skor 15-21, 21-10, dan 21-13 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (27/1/2023). Menang di perempat final membuat Jonatan lebih pede di laga selanjutnya melawan jagoan China, Shi Yu Qi.
Di gim pertama, perebutan poin sempat berjalan ketat di awal. Jonatan bisa mengimbagi Lakshya hingga skor 15-15, namun Lakshya bisa merebut gim pertama lewat kemenangan 21-15.
Sementara di gim dua dan tiga, Jojo --sapaan akrab Jonatan-- tanpa hambatan. Ia melibas habis dengan memenang gim, tersebut.
"Pertama pasti Puji Tuhan dapat melalui match yang tak mudah lawan pemain India dengan bertahan yang cukup rapat, tidak gampang dimatikan dan salah satu pemain yang lincah dan cukup cepat juga selain Anthony Ginting," kata Jojo usai pertandingan.
"Beberapa kali tadi juga serangan-serangan dia cukup baik, tapi puji Tuhan bisa melewati poin demi poin dan mengatasi masalah di lapangan," jelasnya.
Adapun di semifinal, Shi Yu Qi akan menjadi hambatan Jojo menuju partai puncak. Pebulutangkis asal China itu sebelumnya mengalahkan Anthony Ginting di babak 16 besar.
"Kita tahu dia salah satu pemain bagus juga. Salah satu pemain terbaik dunia juga, mungkin karena beberapa kejuaraan tahun lalu dia tak ikut, jadi rankingnya cukup jauh. Tapi secara kualitas tetap tidak bisa dibohongi,"ucap Jojo.
"Saya rasa besok akan bermain lebih menghibur penonton, itu yang paling penting. Kami bisa sama-sama mengeluarkan kemampuan terbaik. Soal hasil menang kalah saya rasa sudah diatur oleh yang di atas," pungkas peraih medali emas Asian Games 2018 itu.
Baca Juga: Hasil Indonesia Masters 2023: Jonatan Christie Lolos ke Semifinal, Bagas/Fikri Tersingkir
Berita Terkait
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Daihatsu Ajak Komunitas Dukung Langsung Atlet Tanah Air di Daihatsu Indonesia Masters 2026
-
Kekalahan Raymond/Joaquin di Final Jadi Sorotan
-
Performa Atlet Jadi Prioritas, PBSI Percayakan Le Minerale sebagai Official Mineral Water
-
Pelatih Beberkan Alasan Jafar/Felisha Tidak Tampil di Thailand Masters 2026
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia