Suara.com -
Keberhasilan An Se Young dalam menjuarai nomor tunggal putri Indonesia Masters 2023 diakui tidak lepas dari dukungan para penggemar Tanah Air, yang ikut menonton pertandingan babak final di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (29/1/2023).
Pebulu tangkis asal Korea Selatan itu menjuarai Indonesia Masters untuk kedua kalinya setelah mengalahkan wakil Spanyol Carolina Marin lewat pertandingan tiga gim 18-21, 21-18, 21-13.
"Ada faktor dukungan dari penonton di Istora. Saya berterima kasih sekali pada penggemar bulu tangkis di Indonesia untuk dukungan yang diberikan," kata An Se Young pada sesi jumpa pers setelah pertandingan.
Unggulan ketiga mampu bangkit dari ketertinggalan gim pertama dan mulai menemukan pola permainannya pada gim kedua. Pada poin kritis, An Se Young juga mampu mempertahankan konsistensi dan tidak terburu-buru mematikan lawan.
Meski lelah dan muncul perasaan ingin menyerah, namun An Se Young tetap meneruskan permainannya secara maksimal dibantu dengan dorongan semangat dari pelatih.
"Hasil tadi juga tak lepas dari peran pelatih. Kadang saya sudah mau menyerah tapi pelatih selalu mendorong agar terus berjuang. Masih ada hari esok untuk tampil lebih hebat lagi," katanya menceritakan.
Titik balik terjadi pada gim ketiga, ketika An Se Young mampu membalikkan keadaan setelah tertinggal 8-10 menjadi 14-10 berkat mengamankan enam poin berturut-turut.
Selain itu Marin juga sempat mendapat penanganan tim medis karena cedera yang ia alami di tengah pertandingan. Hal itu memberi peluang bagi An Se Young untuk memanfaatkan kesempatan dengan mengejar poin tambahan.
"Saya tidak tahu cederanya ya, tapi titik balik pada gim ketiga. Saya merasa masih ada tenaga jadi berusaha keras untuk mengejar poin demi poin," ujarnya menceritakan.
Baca Juga: Atasi Chico, Jonatan Christie Juara Indonesia Masters 2023
Usai mengulangi kesuksesan turnamen di Bali pada 2021, kini An Se Young ingin beristirahat dan memanjakan dirinya setelah melalui pertandingan-pertandingan berat.
Menikmati hiburan, mencoba kuliner, menonton film, hingga tidur menjadi pilihan untuk mengistirahatkan badannya sebelum menatap turnamen lainnya.
"Kalau saya sendiri tidak mau melihat lebih jauh, tidak mau memikirkan nantinya ke Eropa atau ke turnamen mana. Bagi saya yang penting memberikan yang terbaik di turnamen yang sedang dimainkan," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Campus League 2026 Jakarta: Binus dan UPH Sapu Bersih Tiket Final Putra-Putri
-
Aidan Heslop dan Jonathan Paredes Tampil Spektakuler di Red Bull Cliff Diving World Series Bali 2026
-
Alwi Farhan Singkirkan Unggulan Pertama, Lolos ke Perempat Final Singapore Open 2026
-
Marc Marquez Sebut Cedera Saraf Lebih Mengerikan dari Patah Tulang
-
Marco Bezzecchi: Mimpi Bagi Semua Pembalap Bisa Menang di Muggello
-
Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di MotoGP Italia 2026
-
Marc Marquez Fokus Cari Kenyamanan saat Comeback di MotoGP Italia 2026
-
Hasil Singapore Open 2026: Kalahkan Wakil Denmark, Fajar/Fikri Lolos ke Perempatfinal
-
Hilang Fokus, Sabar/Reza Tersingkir di Babak 16 Besar Singapore Open 2026
-
Marc Marquez Siap Comeback di MotoGP Italia 2026