Suara.com - Juara dunia Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) berhasil memenangkan Sprint Race perdana MotoGP di Sirkuit Internasional Algarve Portimao Portugal, Sabtu WIB.
Pebalap yang akrab disapa Pecco tersebut mencatatkan total waktu 19 menit 52,862 detik untuk 12 lap di balapan Sprint di putaran pembuka MotoGP dengan dramatis. Pencapaiannya ini membuatnya meraih 12 poin di klasemen pebalap MotoGP.
Memulai balapan dari posisi grid kedua di belakang Marc Marquez (Repsol Honda), hingga lap 11, ia seakan tak mampu memutus dominasi dari Jorge Martin (Prima Pramac) yang melaju dengan cepat dan stabil.
"Saya sangat menikmati balapan ini, meskipun rasanya susah juga untuk menang karena balapannya sangat ketat. Tapi, saya bersenang-senang sembari mencoba untuk mendorong diri saya lebih jauh. Saya memanfaatkan banyak teknik, dan saya sangat menikmati balapan singkat ini," kata Pecco sesaat sebelum naik podium.
Martin yang harus puas menduduki posisi runner-up dalam balapan ini, hanya terpaut +0,307 detik saja dari sang juara bertahan.
"Ada kesalahan yang saya lakukan di lap-lap terakhir, dan Pecco juga sangat cepat. Saya berharap besok lebih siap dan bisa lebih baik lagi," ujar Martin yang mendapatkan 9 poin di Sprint Race.
Lap terakhir merupakan babak yang seru karena semua pebalap berlomba untuk menjadi yang tercepat di detik-detik terakhir. Selain perburuan posisi finis pertama antara Pecco dan Martin, terjadi balapan yang begitu ketat antara Marc Marquez dan Jack Miller (Red Bull KTM).
Miller, yang sebelumnya sempat memimpin balapan di posisi kedua, bahkan berada di depan Pecco, sempat melakukan kesalahan dan melebar, sehingga lengah dan berhasil didahului oleh Marc.
Kakak dari Alex Marquez itu terpaut +1,517 detik dari Pecco dan mendapatkan 7 poin. Sementara Miller mengekor dengan selisih waktu 1,603 detik meraih 6 poin dari balapan ini.
Baca Juga: Fabio Quartararo Sebut Pembaruan Mesin Jadi Amunisi Besar Yamaha Raih Kemenangan di MotoGP 2023
"Saya memanfaatkan banyak energi dan kemampuan saya di lap terakhir, banyak risiko tapi saya melakukan yang terbaik. Saya juga sangat mengapresiasi tim yang bekerja sangat keras untuk motor dan balapan ini. Saya berkonsentrasi penuh, dan besok di balapan utama, saya akan melakukan hal yang sama," kata Marc yang berdiri di podium ketiga.
Lebih lanjut, posisi kelima diduduki oleh Maverick Vinales (Aprilia Racing) dengan selisih waktu 1,854 detik. Posisi keenam hingga sembilan diraih oleh Aleix Espargaro (Aprilia Racing), Miguel Oliveira (CryptoDATA RNF), Johann Zarco (Prima Pramac), dan Alex Marquez (Gresini Racing).
Selain itu, Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) yang sempat mengalami masalah pada motornya harus puas finis di posisi 10 dan tidak mendapatkan poin. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Leo Rolly/Daniel Diproyeksikan untuk Tampil di Olimpiade 2028
-
Pelatih Ganda Putra Indonesia Pasang Target Juara di Indonesia Open 2026
-
Thalita Ramadhan Akui Fisik Jadi Sebab Kekalahan atas Wakil India di Malaysia Masters 2026
-
Kejutan! Leo/Daniel Tersingkir di Babak Pertama Malaysia Masters 2026
-
Tampil Impresif, Ubed Singkirkan Lakhsya Sen di Malaysia Masters 2026
-
Jonatan Christie Ungkap Alasan Turun di Malaysia Masters 2026
-
Gregoria Mariska Tunjung Hengkang, Putri KW Emban Tugas Berat di Pelatnas
-
Fajar/Fikri Fokus Bangkit, Tak Mau Larut dari Hasil Buruk Piala Thomas 2026
-
Fajar/Fikri Matangkan Persiapan Jelang Singapura Open dan Indonesia Open 2026
-
Putri KW Bidik Podium di Indonesia Open 2026