Suara.com - Ganda putra Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan melalui babak pertama Spain Masters 2023 dengan memanfaatkan permainan lawan yang kerap diwarnai kesalahan selama bertanding, Selasa sore waktu Madrid, Spanyol.
"Pertandingan hari ini kami bermain lebih enjoy. Dan kelihatannya juga lawan tidak terlalu enak dengan permainannya, jadi kami banyak dapat poin dari kesalahan mereka juga," kata Pramudya lewat pesan tertulis PP PBSI di Jakarta, Rabu.
Babak pertama sukses dilalui pasangan berjuluk The PraYer itu setelah menundukkan ganda putra asal Jepang, Keiichiro Matsui/Yoshinori Takeuchi, dengan dua gim langsung 21-9, 21-12.
Aksi Pram/Yere untuk menciptakan kendali permainan benar-benar tidak terbendung pada dua gim yang dimainkan hanya dalam 23 menit tersebut.
Pada gim pertama, poin bagi duo Indonesia melesat dengan cepat setelah Matsui/Takeuchi gagal menyajikan pertahanan yang konsisten pada awal pertandingan. Melihat potensi menang mudah, Pram/Yere tak segan untuk terus memberikan serangan dari zona depan.
Smes dan pukulan menyilang yang intensif membuat duo Jepang kesulitan mengembalikan serangan dan menciptakan bola-bola tanggung yang menjadi santapan mudah bagi Pram/Yere.
Poin bagi Pram/Yere pun terus menjauhi lawannya dengan 5-1, 10-5, 15-7, 18-8, hingga 21-9.
Kemudahan juga kembali dinikmati oleh Pram/Yere meski berganti posisi lapangan. Pasangan peringkat 21 dunia itu hanya butuh adaptasi singkat untuk menyesuaikan tekanan angin pada posisi yang baru.
Meski Matsui/Takeuchi sempat mengejar hingga imbang 5-5, namun mereka kembali diakali oleh Pram/Yere yang lebih siap dan merebut enam poin beruntun.
Baca Juga: Raih Podium MotoGP Portugal Bikin Aprilia Racing Makin Mantap Arungi Musim 2023
Bermain dalam tekanan membuat pola Matsui/Takeuchi tak konsisten dan kehilangan fokus, akhirnya sejumlah kesalahan pukulan pun terjadi sehingga menguntungkan wakil Indonesia.
Gim kedua kembali diamankan Pram/Yere dengan skor akhir 21-12 setelah keunggulan mereka tak terkejar Matsui/Takeuchi. Pram/Yere pun berharap bisa mendapat hasil lebih baik di Madrid dibandingkan dua turnamen sebelumnya.
"Harapannya semoga bisa lebih baik lagi di Spain Masters ini setelah hasil kurang bagus di dua turnamen sebelumnya. Dan kami terus mencoba mengembalikan keyakinan diri masing-masing," pungkas Pramudya. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
11 Pebulu Bangkis Indonesia Bakal Debut di All England 2026, Ini Daftarnya
-
Hasil Undian All England 2026: Ujian Berat Wakil Indonesia?
-
Skandal! Hendra Basir Pelatih Timnas Panjat Tebing Dicopot Kasus Dugaan Pelecehan 8 Atlet
-
Dua Ganda Putri Indonesia Awali Tur Eropa di German Open 2026
-
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Digelar 26 Februari1 Maret, Penentuan Juara Putaran Kedua
-
RANS Simba Bogor Datangkan 'Big Man' Serbia, Siap Guncang Putaran Kedua IBL 2026
-
Ranking Janice Tjen Meroket! Tembus Peringkat 36 Dunia
-
Jelang All England 2026, Atlet Indonesia Fokus Aklimatisasi Cuaca dan Arena
-
Janice Tjen Didapuk sebagai Unggulan Keenam di Merida Open 2026
-
Pelita Jaya Gacor! Raih 10 Kemenangan Beruntun di IBL 2026