Suara.com - Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto membungkam perlawanan pasangan asal Denmark Andreas Sondergaard/Jesper Toft untuk mengamankan tiket babak perempat final Spain Masters 2023, Kamis sore waktu Madrid.
Pasangan peringkat satu dunia itu hampir gagal mengemas kemenangan dua gim langsung, namun akhirnya sanggup mengejar ketertinggalan pada gim kedua dan mencatatkan skor 21-13, 22-20 dalam pertandingan babak 16 besar.
"Hari ini lawan bermain bagus, shuttlecock disini sangat kencang jadi susah buat mengatur ritme permainan dan susah untuk dibawa reli," kata Fajar lewat pesan resmi PP PBSI di Jakarta.
Pasangan juara All England 2023 itu menceritakan kunci kemenangannya atas Andreas/Jesper terletak pada kemampuan mereka untuk menjaga fokus permainan. Kondisi lapangan yang berbeda dibandingkan All England dua pekan lalu membuat mereka harus beradaptasi ulang.
Menurut Rian, perbedaan yang paling terasa ialah pada kok yang lebih ringan sehingga butuh perhatian ekstra agar pukulan mereka bisa terkendali.
"Memang shuttlecock di sini bebeda sekali dengan di All England, jadi sulit sekali untuk diatur, tapi kami coba buat terus beradaptasi," Rian menjelaskan.
Meski bisa mengatasi kondisi teknis pada gim pertama, namun mereka dipaksa bekerja lebih keras pada gim kedua saat tertekan oleh duo Denmark yang mengontrol pertandingan sejak awal.
Setelah tertinggal 6-11, Fajar/Rian mendapat peluang emas untuk mengejar poin dan berhasil unggul 12-11 untuk sementara. Setelah unggul pun duo Indonesia belum bisa bernafas lega karena Andreas/Jesper masih berusah melawan.
"Lawan juga tadi punya pukulan spekulasi yang bagus dan beberapa kali kami melakukan kesalahan sendiri," ungkap Fajar.
Baca Juga: Hasil NBA: LeBron James dan Anthony Davis Pimpin LA Lakers Kalahkan Chicago Bulls
Sempat terlibat kejar mengejar poin hingga imbang pada match point 20-20, akhirnya Fajar/Rian mengamankan tiket perempat final berkat dua gim beruntun yang dipetik pada akhir pertandingan.
"Kami tadi lebih fokus di setiap pukulan, lebih safe dan berusaha tidak banyak mengangkat bola," kata Rian soal posisi kritis tersebut. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
11 Pebulu Bangkis Indonesia Bakal Debut di All England 2026, Ini Daftarnya
-
Hasil Undian All England 2026: Ujian Berat Wakil Indonesia?
-
Skandal! Hendra Basir Pelatih Timnas Panjat Tebing Dicopot Kasus Dugaan Pelecehan 8 Atlet
-
Dua Ganda Putri Indonesia Awali Tur Eropa di German Open 2026
-
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Digelar 26 Februari1 Maret, Penentuan Juara Putaran Kedua
-
RANS Simba Bogor Datangkan 'Big Man' Serbia, Siap Guncang Putaran Kedua IBL 2026
-
Ranking Janice Tjen Meroket! Tembus Peringkat 36 Dunia
-
Jelang All England 2026, Atlet Indonesia Fokus Aklimatisasi Cuaca dan Arena
-
Janice Tjen Didapuk sebagai Unggulan Keenam di Merida Open 2026
-
Pelita Jaya Gacor! Raih 10 Kemenangan Beruntun di IBL 2026