Suara.com - Petenis Rusia Daniil Medvedev merebut gelar ATP keempatnya tahun ini dengan kemenangan telak atas petenis Italia Jannik Sinner di final Miami Open, Minggu waktu setempat atau Senin (3/4/2023) WIB.
Sinner mengalahkan petenis nomor satu dunia dan juara bertahan Carlos Alcaraz di semifinal Jumat, tetapi petenis berusia 21 tahun itu berjuang keras melawan unggulan keempat Medvedev yang menang 7-5, 6-3.
Kemenangan tersebut merupakan gelar ATP ke-19 dalam karier Medvedev dan gelar kelimanya di ajang Masters 1000, sekaligus mengukuhkan dominasinya di lapangan keras pada 2023.
Sinner, yang juga kalah di final Miami dua tahun lalu, mengatakan tidak dalam kondisi 100 persen.
"Saya bangun pagi ini bukan dalam kondisi terbaik saya, saya merasa sedikit sakit... Sayangnya hari ini saya tidak bisa bermain dalam kondisi terbaik saya," kata Sinner, seperti disiarkan AFP, Senin, menambahkan bahwa dia tidak berniat untuk mundur dari pertandingan.
"Tidak, itu tidak seburuk itu. Tapi, dengan panasnya, ketika Anda banyak berlari, itu menjadi semakin buruk. Jelas setengah jam pertama kami juga bermain di bawah sinar matahari."
Medvedev, yang telah memenangi tiga gelar dalam tiga pekan di Rotterdam, Doha dan Dubai sebelum kalah dari Alcaraz di final Indian Wells, memulai dengan percaya diri, melakukan servisnya untuk merebut gim sementara servis gim pertama Sinner menjadi pertarungan yang sesungguhnya.
Sinner, yang tampak tidak nyaman di bawah sinar matahari yang cerah, meminum bubuk yang dicampurkan ke air minumnya. Sementara, Medvedev tampak tenang dan percaya diri merebut set pertama ketika Sinner melakukan servis saat tertinggal 6-5.
Medvedev dengan cepat unggul pada set kedua tetapi Sinner dengan cepat berusaha mengejar ketinggalan. Namun, Sinner membuat terlalu banyak kesalahan ketika Medvedev kembali mematahkan servisnya untuk unggul 3-1.
Baca Juga: Berikut Klasemen MotoGP Usai Marco Bezzecchi Raih Gelar Juara Pertamanya di MotoGP Argentina 2023
Sinner tidak mampu membalikkan keadaan dan Medvedev menyelesaikan kemenangan pertamanya di Miami.
"Saya sangat senang. Hari ini adalah pertandingan yang sulit. Itu mungkin hari terpanas dan paling lembab sepanjang hari," ujar Medvedev.
"Itu bukan kondisi yang mudah. Saya tidak tahu apakah Jannik mengalami cedera kecil atau kram. Saya juga berjuang, berusaha untuk tidak menunjukkannya."
Sembilan belas kemenangan ATP Tour Medvedev datang dari 19 ajang berbeda, tetapi dia belum pernah memenangi ajang Masters 1000 sejak Toronto pada 2021.
"Saya belum pernah meraih gelar sebesar itu mungkin dalam satu setengah tahun. Pada akhirnya saya cukup goyah," kata Medvedev.
"Saya tidak takut untuk menang. Tapi tetap saja tangan agak goyah sehingga servisnya sedikit lebih keras... Saya berhasil menenangkan diri dan menutup pertandingan."
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Angkat Pamor Sport Tourism, 3 Kementerian Turun Tangan Dukung Malang Half Marathon 2026
-
Padukan Sensasi Olahraga dan Wisata Budaya, The Ultimate 10K Guncang 4 Kota Besar di Pulau Jawa
-
Ada yang Tembus Semifinal, PBSI Apresiasi Pebulu Tangkis Muda di All England 2026
-
Sabuk WBC Silver International Menanti: Carlos Mena Siap Patahkan Rekor Sempurna Andrei Dascalu
-
Gagal Penuhi Target di All England 2026, PBSI Evaluasi Tim Indonesia
-
Tur Eropa Menguras Tenaga, Fadia/Tiwi Ekstra Fokus Recovery Jelang Swiss Open 2026
-
Daftar 14 Wakil Indonesia Swiss Open 2026, Ada Anthony Sinisuka Ginting
-
Sentuhan Dingin Marcus Gideon Bawa Atletnya ke Pelatnas PBSI, Biaya Latihan Mandiri Langsung Diganti
-
Jelang Swiss Open 2026, Pebulu Tangkis Indonesia Fokus Jaga Tenaga
-
Kedokteran dan Berkuda: Kunci Disiplin Ganda dr Byanca Lauwardi