Suara.com - Pebalap Kawasaki Racing Jonathan Rea mengatakan dirinya tetap percaya diri menghadapi putaran keempat World Superbike (WSBK) yang akan digelar di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol, awal Mei nanti, meskipun mengalami awal musim yang sulit.
Rea, pada putaran ketiga WSBK di Sirkuit Assen, Belanda, akhir pekan lalu, gagal meraih podium karena terjatuh (crash) di Race 2, setelah berusaha keras menyalip dua pesaing terbesarnya yakni Alvaro Bautista (Aruba.it Ducati) and Toprak Razgatlioglu (Pata Yamaha Prometeon).
"Sangat disayangkan bahwa akhir pekan berakhir seperti itu karena kami memiliki banyak hal positif untuk dilakukan. Saya kehilangan posisi trek dengan Toprak di awal, dan dari sana semuanya menjadi sulit karena Alvaro berada di depan. Meski demikian, saya merasa lebih nyaman di atas motor daripada (putaran WSBK) sebelumnya," ungkap Rea, dikutip dari keterangan resmi WSBK, Rabu.
Di tengah panasnya pertarungan itu, sang pebalap Inggris harus tersingkir di Tikungan 9 saat ia berusaha meraih kemenangan pertamanya di tahun ini.
"Masuk ke Tikungan 9, saya menabrak bagian depan, tidak tahu bagaimana itu terjadi, yang jelas, kita harus memeriksa beberapa data. (Saya merasa) Frustrasi, tapi kami memiliki lebih banyak hal positif untuk diambil dari akhir pekan ini daripada hal negatif," kata Rea.
Lebih lanjut, Rea yang berhasil berdiri di podium pada Race 1 WSBK Assen tersebut mengatakan tim tetap kompetitif meskipun belum mendapatkan gelar juara pada awal musim WSBK kali ini.
Ia mengaku siap untuk menghadapi putaran selanjutnya di Spanyol dengan perasaan yang lebih positif. Menurutnya, itu akan berpengaruh pada performanya serta menumbuhkan kepercayaan diri bagi tim.
"Ini merupakan awal yang sulit untuk tahun ini, tapi saya merasa kami kompetitif; kita bisa berharap untuk memperebutkan podium setiap akhir pekan. Akhir pekan ini, saya merasa lebih nyaman. Ini musim yang panjang, kami perlu mengambil hal positif kecil dan terkadang, podium bisa terasa seperti kemenangan saat ini untuk tim," ujar Rea.
"Kami harus menyerap perasaan itu dan merasa senang dengan pekerjaan ini. Namun, ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Kami akan menyingsingkan lengan baju kami siap untuk Barcelona!" imbuhnya. (ANTARA)
Baca Juga: BAC 2023: Praveen/Melati Ungkap Kunci Kemenangan Atasi Wakil Jepang di Babak Pertama
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Musyawarah PERBASASI DKI Jakarta Lancar, Fokus Pengembangan Prestasi dan Persiapan Menuju PON
-
NOC Indonesia Tetapkan Dua Anggota Baru Usai Rapat Anggota Tahunan
-
Resmi! PB Padel Indonesia Jadi Anggota NOC, Buka Jalan Menuju Pentas Dunia
-
Riau Bhayangkara Run 2026 Kembali Digelar, Polda Riau Siapkan Event Lari Terbesar di Sumatera
-
Ketua KOI Soroti Krisis Anggaran, Sebut Kondisi Olahraga Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja
-
NOC Berikan Penghargaan untuk 10 Pelaku Olahraga Salah Satunya Timnas Futsal Indonesia
-
Tembus Rute Neraka 1.034 KM, Juney Hanafi Jadi Orang Indonesia Pertama Juara Lintang Flores
-
Veda Ega Pratama Bangkit di Le Mans, Lolos Langsung ke Q2 Moto3 Prancis
-
Mario Aji Terpuruk di Le Mans, Gagal Masuk 14 Besar dan Mulai Moto2 Prancis dari Q1
-
MotoGP Terapkan Aturan Baru Pit Lane di GP Prancis, Pengawasan Makin Ketat