Suara.com - Lifter Indonesia, Rizki Juniansyah tampil digdaya dengan menyumbang medali emas ketiga dari cabang olahraga angkat besi kelas 73kg putra SEA Games 2023 Kamboja.
Lebih dari itu, tiga rekor angkatan pada pesta olahraga dua tahunan di Asia Tenggara terpecahkan saat berlaga di National Olympic Stadium, Phnom Penh, Minggu (14/5/2023). Rekor tersebut milik lifter Rahmat Erwin Abdullah pada SEA Games 2021 Vietnam.
Rizki mengangkat snatch seberat 156kg memecahkan rekor SEA Games yang semula tercatat 155kg atas nama Rahmat Erwin Abdullah. Kemudian angkatan clean and jerk dengan 191kg menggeser rekor 190kg milik Erwin.
Begitu juga di total angkatan, Rizki membukukan 347kg atau lebih baik dari Erwin tahun lalu di Vietnam dengan 345kg.
"Bersyukur pada tiga angkatan saya berhasil memecahkan rekor milik teman saya sendiri Erwin. Saya termotivasi karena tampil di kelas spesialis saya 73kg," ujar Rizki yang tahun lalu di SEA Games 2021 tahun lalu turun di kelas 81kg dan meraih perak.
Adapun pada SEA Games Kamboja, Rizki mengalahkan lifter Thailand, Anucha Doungsri dengan angkatan snatch seberat 140kg, clean and jerk 175kg, dan total angkatan 315kg. Perunggu diraih lifter Vietnam Ky Su Bui dengan snatch (136kg), clean and jerk (175kg), serta total angkatan (311kg).
Kemenangan ini memotivasi Rizki untuk bisa terus berprestasi. Target utamanya adalah tampil di Olimpiade 2024 Paris.
"Target saya selanjutnya adalah meraih prestasi Asian Games Hangzhou dan Bahkan meraih tiket Olimpiade Paris di kelas 73kg," kata Rizki seperti dimuat Antara.
Dia juga mengaku belum puas dengan hasil yang dicapainya tersebut. Targetnya ke depan ia ingin memperbaiki semua jenis angkatannya itu. "Usai SEA Games saya harus berlatih keras lagi untuk memperbaiki angkatan saya," ujarnya.
Baca Juga: Rifqi Fitriadi Gondol Emas Tenis Tunggal Putra SEA Games 2023
Tambahan emas dari Rizki membuat angkat besi mengoleksi tiga emas dan tiga perunggu. Pada hari yang sama Juliana Klarisa meraih emas di kelas 55kg putri.
Lifter 20 tahun itu tampil percaya diri dengan angkatan snatch 81kg dan clean and jerk 105kg. Sehingga total angkatannya 186kg.
Angkat besi juga menyumbangkan emas melalui lifter senior Eko Yuli Irawan. Salah satu olimpian Indonesia berhasil memecahkan rekor pribadi sekaligus SEA Games pada babak final 61 kg putra di SEA Games 2023 Kamboja, Sabtu.
Rekor Eko sebelumnya pada SEA Games 2019 Filipina adalah 169 kg (clean and jerk), dan di SEA Games 2023 Kamboja ia menyempurnakannya dengan beban angkatan 170 kg di Kamboja.
Adapun Eko Yuli Irawan mencatat total angkatan 303kg. Rinciannya, 133kg di snatch dan 170kg di clean and jerk.
Berita Terkait
-
Dilantik Jadi P3K Paruh Waktu, Nurul Akmal: Alhamdulillah, Tapi Kayak Gak Adil
-
Putri KW Dapat Kenaikan Pangkat dari Polri, Jadi Briptu
-
Kisah Muhamad Alfiana, Pegawai Honorer yang Tampil di Liga Hoki Jerman
-
Boni Hargens: Rekrut Atlet SEA Games Bukti Komitmen Moral Kapolri Listyo Sigit
-
Dukung Stabilitas Finansial Jangka Panjang Atlet, BRI & Kemenpora Gelar Program Literasi Keuangan
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Akui Terpancing Emosi, Alwi Farhan Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Kodai Naraoka di BAC 2026
-
Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan
-
Final Four Proliga 2026 di Solo, Perebutan Juara Putaran Pertama Panas Sejak Hari Pertama
-
BAC 2026: Jonatan Christie ke Perempat Final, Akui Sempat Buta Kekuatan Lawan
-
Sikat Rival Lama di BAC 2026, Alwi Farhan: Tak Mudah Lewati Tekanan
-
Kalah dari Watanabe di BAC 2026, Ubed Petik Pelajaran dari Mental Pantang Menyerah Lawan
-
Raymond/Nikolaus Akui Kalah Cepat dari Ganda Korea di BAC 2026
-
Fajar/Fikri Jadikan Laga Pembuka BAC 2026 sebagai Pemanasan
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026