- Atlet angkat besi andalan Indonesia, Nurul Akmal, resmi dilantik sebagai P3K paruh waktu Dispora Aceh.
- Nurul Akmal, yang pernah berlaga di Olimpiade Tokyo dan Paris, merasa status P3K paruh waktu kurang adil dengan prestasinya.
- Meskipun demikian, atlet asal Aceh tersebut menerima status kini sambil berharap diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk jaminan masa tua.
Suara.com - Atlet angkat besi (lifter) andalan Indonesia, Nurul Akmal, kini resmi menyandang status sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Namun, bukan kebahagiaan penuh yang ia rasakan.
Atlet asal Aceh yang akrab disapa Amel ini baru saja dilantik sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu untuk penempatan di lingkungan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh.
Momen haru tersebut dibagikan langsung oleh Nurul Akmal melalui akun Instagram pribadinya, @nurulakmal_12.
Dalam unggahannya, lifter kelas berat yang pernah berlaga di Olimpiade Tokyo 2020 dan Paris 2024 ini tampak mengenakan seragam batik korpri lengkap dengan atributnya. Ada tiga foto yang diunggahnya.
"Tetap bersyukur walaupun P3K PW. Padahal 2 kali OLY (Olimpiade), 2 kali Sea Games, 2 kali Asian Games, 3 kali emas PON dan lainya lagi. Yang tau-tau sudah paham lah, tapi ini lah hasilnya," tulis Nurul.
Kepada jurnalis Suara.com lewat pesat singkat, Nurul mengaku pasrah namun merasa ada ketidakadilan jika melihat pengorbanannya hingga prestasi yang sudah ia berikan selama ini.
"Alhamdulillah senang. Tapi kek gak adil aja. Tapi ya udahlah. Gak tau mau kek mana lagi. Dari pada gak dapat apa-apa nanti. Terima, sama saja walaupun P3K PW," kata dia.
Meski begitu, fokus utamanya adalah jaminan masa tua. Ia khawatir, saat tak lagi mampu mengangkat beban di panggung kompetisi, tak ada jaminan kesejahteraan yang ia miliki.
"Tetap berdoa dan berusaha. Karena bukan untuk sekarang. Saya cari untuk pensiunan masa tua saya terjamin. Kalau lagi kuat iya, nanti tua siapa yang menjamin untuk saya kan gitu. Tapi entah lah," jelas Nurul.
Baca Juga: Ratusan Taruna Akpol Diterjunkan ke Aceh Tamiang: Bersihkan Jalan hingga Pulihkan Sekolah
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
-
Jokowi Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi Mantan Menag Yaqut: Saya Tidak Pernah Perintahkan Korupsi!
-
Siapa yang Meminta Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI?
-
Skandal Sepak Bola China: Eks Everton dan 72 Pemain Dijatuhi Sanksi Seumur Hidup
Terkini
-
PKS Dukung Ambang Batas Parlemen Tetap Ada, Kritisi Usul Fraksi Gabungan Partai
-
Digerebek di Fly Over Hingga Kontrakan, Polda Metro Sikat Jaringan Sabu 5,3 Kg di Tangsel
-
Kisruh Dana Kolegium Dokter Indonesia, PP PDUI Laporkan Eks Ketua dan Bendahara ke Polisi
-
Heboh Isu Reshuffle Kabinet, Mensesneg Sebut Evaluasi Menteri Tiap Hari, Ganti Jika Perlu
-
6 Fakta Krusial Pengumuman Seleksi Administrasi PPPK KemenHAM 2026 Hari Ini, Lolos atau Tidak?
-
Bareskrim Turun Tangan! Isu Saham Gorengan Diselidiki Usai IHSG Terjun Bebas
-
Kritik Wacana Pengganti PT, Said Abdullah: Indonesia Multikultural, Tak Cocok Kawin Paksa Fraksi
-
Jampidsus Geledah Rumah Eks Menteri dan Sejumlah Lokasi Terkait Korupsi Kemenhut
-
Kemenko Kumham Imipas dan LPSK Perkuat Sinergi Keadilan Restoratif bagi Pemulihan Korban
-
Pramono Tak Akan Tutup RDF Rorotan Meski Diprotes Warga hingga Menangis: Problem-nya Lebih Rumit