Suara.com - Atlet renang Indonesia, I Gede Siman Sudartawa, mengkritik kirab juara SEA Games 2023 yang berlangsung dari kantor Kemenpora hingga Patung Panahan Gelora Bung Karno pada Jumat (19/5/2023).
Acara itu baru dimulai usai timnas sepak bola U22 datang dengan menaiki bus double decker milik Transjakarta. Menurutnya, hal tersebut tidak adil lantaran atlet dari cabang olahraga (cabor) lainnya memakai mobil karnaval untuk menyapa masyarakat.
Siman lantas berharap cabor-cabor lain yang turut menorehkan prestasi, bisa lebih diapresiasi atau diperlakukan dngan sama. Ia sendiri tidak mengikuti kirab sampai selesai dan memutuskan untuk pulang.
Siman juga menyebut bahwa jadwal acara itu diterimanya secara mendadak pada Kamis (18/5/2023) sore. Adapun kritiknya ini membuat profil sang perenang yang memenangkan medali emas SEA Games 2023 turut dicari. Berikut informasi selengkapnya.
Profil I Gede Siman
Pemilik nama lengkap I Gede Siman Sudartawa itu lahir di Bali pada 8 September 1994. Ia merupakan perenang dengan spesialisasi gaya punggung. Adapun kegemarannya dengan olahraga air ini dimulai saat usianya masih sekitar enam tahun.
Awalnya, ia merasa iri karena temannya pintar di bidang tersebut dan kemudian meminta kepada orang tuanya untuk mengikuti les berenang. Di sisi lain, ia adalah lulusan S1 Manajemen dari Institut Perbanas, Jakarta.
Namanya kian melambung saat dirinya berlaga di SEA Games 2011 Palembang. Di mana ia berhasil meraih empat medali emas dan memecahkan sejumlah rekor seperti, 100 meter gaya punggung putra serta 4x100 meter estafet gaya ganti beregu putra.
Berkat pencapaian tersebut, Siman diberikan bonus sebesar Rp 800 juta oleh pemerintah. Tak hanya itu, ia bahkan dipilih untuk membawa bendera merah putih dalam pembukaan Olimpiade London 2012.
Baca Juga: Coach Indra Sjafri Bocorkan 4 Kunci yang Dimiliki Pemain Timnas Indonesia: Itu yang Saya Bangun!
I Gede Siman Sudartawa kembali mengukir sejarah dengan menjadi perenang Indonesia pertama yang berhasil lolos ke babak 16 besar dalam Kejuaraan Dunia Renang FINA 2017 di Budapest, Hungaria. Ia turun pada 50 meter gaya punggung putra dengan catatan waktu 25,17 detik. Ia yang lolos ke tahap semifinal, menembus rekor nasional baru yakni 25,04 detik. Pada kompetisi tersebut, Siman pun mengakhirinya dengan berada di peringkat ke-15.
Siman kembali membawa pulang medali emas dalam SEA Games 2023 di Kamboja dengan kategori 50 meter gaya punggung putra. Ia berhasil mengalahkan kontingen asal Filipina dan Singapura dengan waktu 25,16 detik. Adapun final cabang olahraga (cabor) renang itu digelar pada Minggu (7/5/2023) di Aquatics Center, Morodok Techno National Stadium. Prestasi ini membuktikan bahwa dirinya masih sebagai salah satu atlet terbaik yang dimiliki Indonesia.
Dalam wawancara seusai penyematan medali emas, Siman mengaku sempat sedih dan kecewa lantaran pada 2022 lalu, ia dan beberapa perenang senior lainnya diminta untuk meninggalkan pemusatan latihan nasional atau pelatnas. Kesempatan itu datang setelah Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) datang dalam rangka menggelar seleksi nasional pada 21-24 Februari 2023. Sejak saat itulah, Siman kembali berlatih untuk berlaga di SEA Games 2023.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Coach Indra Sjafri Bocorkan 4 Kunci yang Dimiliki Pemain Timnas Indonesia: Itu yang Saya Bangun!
-
Cek Fakta: Hatur Nuhun Ezra dan Igbonefo! Terungkap Deal, Ramadhan Sananta Diboyong Persib, Persija Siap Bersaing?
-
CEK FAKTA: Wejangan Ronaldo untuk Timnas Indonesia yang Raih Medali Emas SEA Games 2023 Bikin Merinding Sedunia?
-
Ungkap Penyebab Hujan Kartu di Partai Final SEA Games, Indra Sjafri: Sebenarnya Damai-damai Saja
-
Viral Momen Penduduk Kamboja Jadi Fans Dadakan Pemain Timnas Voli dan Sepak Bola Indonesia, Ramai Penuhi Stadion!
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur