Usahakan ayunan raket tidak terlalu panjang dan tenaga yang dipakai tak terlalu berlebih karena berpengaruh terhadap akurasi dan pukulan.
Servis Panjang
Teknik servis panjang menggunakan dasar forehand dan backhand, tujuannya mengganggu posisi lawan dengan arah bola ke belakang area permainan.
Dalam melakukan servis ini, tangan yang memegang raket ke belakang ditempatkan setinggi bahu, memukul shuttlecock setelah ayunan di depan badan.
Servis Mendatar
Beda dengan servis panjang, teknik servis mendatat dilakukan dengan cara memukul shuttlecock dengan posisi tangan dan raket yang mendatar.
Diusahakan agar memakai tenaga sehemat mungkin, mainkan sasaran tembak karena lazimnya servis ini dipakai dalam menargetkan sisi tertenu lawan.
Servis Drive
Servis drive dilakukan dengan memukul shuttlecock dengan posisi mendatar dan pukulan setipis mungkin untuk melewati net.
Baca Juga: PBSI Evaluasi Hasil Malaysia Masters 2023, Belum Baik namun Cukup Memuaskan
Untuk melakukan servis ini bisa belajar dengan melempar shuttlecock menjauh dari badan sebelum memukul, menyasar sudut perpotongan antara garis belakang dan garis tengah lapangan.
Servis Flick
Teknik yang secara umum dilakukan dengan cepat dan tiba-tiba, tujuannya untuk mengelabui lawan karena shuttlecock akan meluncur cepat.
Dilakukan dengan menggunakan posisi backhand, memukul shuttlecock dengan cepat dan arah setengah tinggi dengan memberi kekuatan ekstra agar melesat cepat.
Kontributor: Eko
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia