Suara.com - Timnas bulu tangkis Indonesia terus mematangkan kemampuan fisik hingga mental sebagai persiapan menghadapi dua turnamen internasional yang akan berlangsung di Kota Medan, Sumatera Utara, dalam dua pekan ke depan.
Salah satunya, tunggal putri Komang Ayu Cahya Dewi menjalani latihan intensif di Pelatnas PBSI Cipayung agar mendapat hasil maksimal pada Indonesia International Challenge 2023 dan BWF Super 100 Indonesia Masters 1 2023.
"Saya sedang latihan intensif jelang dua turnamen ini, saya berharap bisa dapat hasil yang maksimal. Saya juga melakukan evaluasi dan perbaikan dari pertandingan-pertandingan sebelumnya," kata Komang dalam jumpa pers virtual di Jakarta, Selasa seperti dimuat Antara.
Komang menjadi salah satu wakil Indonesia yang akan berlaga pada kedua turnamen tersebut. Bintang bulu tangkis muda Indonesia lainnya yang turut tampil antara lain Alwi Farhan, Yohanes Saut Marcelyno, Ester Nurumi Tri Wardoyo, Mutiara Ayu Puspitasari, Muh Putra Erwiansyah/Patra Harapan Rindorindo, Ribka Sugiarto/Lanny Tria Mayasari, hingga Jafar Hidayatullah/Aisyah Salsabila Putri Pranata.
Ganda putri Ribka/Lanny juga tak mau kalah dalam melakukan persiapan seperti pemain lainnya.
Namun bagi Ribka/Lanny, komunikasi menjadi aspek yang mereka benahi, karena diyakini bisa membantu mereka bermain lebih baik di lapangan.
"Saya dan Lanny hanya akan main di Super 100 nanti. Kami coba terus meningkatkan semua aspek terutama komunikasi. Pastinya mau juara," tukas Ribka.
Dua turnamen tersebut, menjadi agenda dari Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) sebagai bentuk tanggung jawab organisasi dalam memfasilitasi pebulu tangkis junior dan pelapis untuk berkompetisi dalam ajang bertaraf internasional.
Indonesia International Challenge bakal bergulir pada 29 Agustus-3 September, dan dilanjutkan dengan Indonesia Masters 1 2023 pada 5-10 September. Kedua turnamen tersebut dilaksanakan di GOR Pancing, Deli Serdang.
Baca Juga: Profil Jonathan Bustos, Pemain Asing yang 'Gendong' PSS Sleman di BRI Liga 1
"Setelah tahun lalu sukses di Malang, tahun ini kami PBSI kembali dipercaya menggelar dua turnamen dengan level International Challenge dan Super 100 sebagai komitmen untuk mewadahi pemain-pemain pelapis dan junior untuk tampil di level internasional," kata Ketua Panitia Pelaksana Armand Darmadji dalam kesempatan serupa.
Bagi warga Medan dan sekitarnya yang ingin menonton langsung dua turnamen tersebut, panitia memasang tarif tiket yang sangat terjangkau agar bisa dinikmati semua pecinta bulu tangkis di Kota Medan dan sekitarnya.
Armand menjelaskan bahwa tiket dapat langsung dibeli di lokasi pertandingan pada setiap hari yang diinginkan. Berikut rincian harga tiket:
Indonesia International Challenge
29 Agustus-3 September: Rp30.000
Indonesia Masters 2023
5-7 September: Rp30.000
8 September: Rp40.000
9 September: Rp50.000
10 September: Rp60.000
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis