Suara.com - Mantan pebulutangkis nasional, Christian Hadinata menyebutkan nomor beregu akan menjadi kunci kesuksesan bagi Timnas Bulu Tangkis Indonesia yang berlaga pada agenda multicabang Asian Games 2022 di Hangzhou, China.
Legenda hidup bulu tangkis Indonesia itu menilai jika tim beregu bisa mendulang juara, maka pemain-pemain yang selanjutnya bermain pada nomor perorangan akan memiliki tingkat kepercayaan diri yang lebih tinggi.
"Pertama harus lihat beregu dulu, karena yang mengawali pertandingan adalah mereka. Nah harapannya ada medali emas yang diraih dari nomor tersebut. Kalau dapat (emas), maka perorangannya akan lebih enteng, lebih mantap mainnya," ujar Christian dikutip dari Antara, Selasa (26/9).
Sebaliknya, pria berusia 73 tahun itu mengingatkan jika skuad bulu tangkis Indonesia gagal pada nomor beregu, maka beban berat sudah menanti pada kompetisi perorangan.
"Tapi kalau tidak dapat emas kadang-kadang kepikiran, apakah perorangannya bisa?" kata Christian yang pernah memenangkan lima medali emas dari tiga edisi Asian Games itu.
Sebelumnya, tim bulu tangkis Indonesia berangkat ke Hangzhou via Hong Kong pada Senin (25/9) dini hari WIB dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
Skuad bulu tangkis diperkuat 20 atlet dengan komposisi masing-masing 10 putra dan putri, serta dipimpin Manajer Tim Eddy Prayitno.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Rionny Mainaky memastikan skuad bulu tangkis Indonesia yang bertolak ke Hangzhou berada dalam kondisi prima.
"Kondisi anak-anak fit dan sehat. Sejak pulang dari Hong Kong dengan hasil yang cukup baik saya harap menjadikan motivasi untuk juga berhasil di Asian Games nanti. Tanggung jawabnya berat, pemain, pelatih, dan semua jadi saya mau semua bisa solid dan kompak," kata Rionny.
Baca Juga: Lini Tengah Melemah, Timnas Indonesia U-24 Minus Rachmat Irianto Lawan Uzbekistan
Rionny mengatakan bahwa PBSI cukup puas dengan hasil di Hong Kong Open 2023 dan ditambah dengan porsi latihan pematangan yang dilakukan jelang Asian Games diyakini semakin mempertebal kesiapan tim Pelatnas Cipayung.
Berita Terkait
-
Perebutkan Poin UCI, Tour de Bintan 2026 Jadi Pemanasan Atlet Nasional ke Asian Games Nagoya
-
Resmi! PB Padel Indonesia Jadi Anggota NOC, Buka Jalan Menuju Pentas Dunia
-
Jason Donovan Bertekad Pecahkan Rekor Pribadi di Asian Games 2026
-
Krisis Anggaran, Pelatnas Akuatik untuk Asian Games 2026 Terpaksa Dihentikan
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Tembus Lima Besar Klasemen Sementara Moto3 Junior 2026
-
Raymond/Joaquin Resmi Mundur dari Singapore Open 2026, Ini Alasannya
-
Kimi Antonelli Juara GP Kanada 2026, Perlebar Keunggulan di Klasemen F1
-
Nikmati Masa Pensiun, Viktor Axelsen Kini Fokus Keluarga dan Bisnis Investasi
-
China Dominasi Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar Juara
-
Kiandra Ramadhipa Nyaris Podium, Finis Kelima di Race Pertama Moto3 Junior Catalunya 2026
-
Skandal di Piramida Giza! Oleksandr Usyk Menang TKO Kontroversial atas Rico Verhoeven
-
Viktor Axelsen Kritik Sistem Poin 3x15 BWF: Hilangkan Drama dan Taktik di Bulu Tangkis
-
Jogja Run D-City Sukses Diikuti Ribuan Pelari, Hasil Penjualan Tiket untuk Beasiswa Pendidikan
-
IBL Datangkan Wasit Elite Asia untuk Pimpin Playoff 2026