Suara.com - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Ginting mengatakan persiapan mental yang lebih matang menjadi kuncinya memenangkan babak pertama nomor perseorangan Asian Games 2022 Hangzhou, China.
“Kemarin ada 2-3 hari (setelah nomor beregu putra), kami untuk kembali menyiapkan segala sesuatunya, bukan hanya latihan teknik tapi juga fokusnya, mentalnya, dan mood-nya,” kata Ginting dikutip dari Antara, Selasa (3/10).
Adapun Ginting berhasil lolos ke babak kedua setelah menang atas wakil Taiwan, Wang Tzu Wei 21-16, 21-11 di babak 32 besar.
Ginting yang turun sebagai unggulan pertama pada Asian Games edisi ke-19 itu mengatakan hanya mencoba untuk fokus dan tenang dalam menerapkan strategi yang sudah ia susun bersama pelatih dan tim.
“Hari ini coba langsung fokus menerapkan dan mematangkan strategi yang sudah dirancang dari sebelum bertanding. Dan kami berdua sudah sering bertemu juga jadi kurang lebih sudah tahu kelemahan dan kelebihan masing-masing,” kata Ginting.
Saat disinggung mengenai apakah kekalahan tim beregu Indonesia beberapa waktu lalu memengaruhi pola pikirnya di nomor individu, tunggal putra peringkat dua dunia itu mengatakan tidak ingin membuat hal tersebut menjadi beban yang berlarut-larut.
“Saya dan tim kan sudah terbiasa mengikuti turnamen back to back jadi ketika di turnamen pertama hasilnya kurang memuaskan harus cepat-cepat move on di turnamen berikutnya,” kata Ginting.
“Kalau saya pribadi tidak terlalu terganggu dengan kekalahan di beregu karena saya tahu semua sudah mencoba yang terbaik,” ujarnya menambahkan.
Ia pun tak menampik bahwa persiapan tim di nomor beregu kurang maksimal. Namun, belajar dari hal itu, Ginting bisa beradaptasi dan mempersiapkan diri lebih baik di nomor perseorangan.
“Dari pertandingan pertama di beregu kemarin jujur belum bisa terlalu in juga, dari pergerakan dan pukulan tidak senyaman hari ini. Hari ini mungkin karena sudah ada adaptasi dari sana, lebih enak mainnya. Semoga dari dua pertandingan ini, ke depan bisa lebih baik lagi,” kata dia.
Berita Terkait
-
Indonesia Awali BATC 2026 dengan Kemenangan Telak 5-0 atas Myanmar
-
Waduh, Api Abadi Mrapen yang Pernah Nyalakan Obor Asian Games Kini Padam
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
Anthony Ginting Absen di Thailand Masters 2026, Pelatih Beberkan Alasannya
-
Ginting dan Jafar/Felisha Absen di Thailand Masters 2026, Indonesia Tetap Turunkan Kekuatan Penuh
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric: Megawati Hangestri Pede Menang di Kandang
-
Daftar Tokoh Olahraga yang Terseret Epstein Files: Dari Bos Chelsea hingga Pebasket NBA
-
Baru Dipasangkan, Rian/Rahmat Masih Cari Pola Permainan di BATC 2026
-
Indonesia Awali BATC 2026 dengan Kemenangan Telak 5-0 atas Myanmar
-
Run & Chill Festival 2026 Hadirkan Pengalaman Fun Run dan Festival Keluarga
-
AVC Cup 2026: Tim Voli Indonesia Siap Tempur, 32 Pemain Masuk Radar
-
Banyak Pesaing, CEO Aprilia Racing Girang Bisa Perpanjang Kontrak Marco Bezzecchi
-
Marco Bezzecchi Resmi Perpanjang Kontrak dengan Aprilia Racing hingga 2027
-
Satu Tahun Absen, Ester Nurumi 'Comeback' di Kejuaraan Asia Beregu 2026
-
Janice Tjen Cetak Sejarah, Jadi Petenis Indonesia Kedua yang Tembus Top 50 Dunia