- Pasangan ganda putra Rian/Rahmat berjuang adaptasi ritme permainan di Badminton Asia Team Championships 2026 Qingdao, China.
- Adaptasi difokuskan pada perbedaan kondisi cuaca dingin dan jenis shuttlecock dibandingkan turnamen sebelumnya di Thailand.
- Rian/Rahmat sukses menang dua gim langsung atas wakil Myanmar dalam laga pembuka turnamen beregu tersebut.
Suara.com - Ganda putra Indonesia, Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat, masih dalam proses menemukan ritme permainan terbaik saat tampil di Badminton Asia Team Championships (BATC) 2026 yang berlangsung di Qingdao, China, Selasa (3/2/2026).
Rian mengungkapkan faktor perbedaan shuttlecock serta kondisi cuaca menjadi tantangan utama yang harus segera diadaptasi. Sebelumnya, mereka tampil di Thailand dengan situasi yang sangat kontras dibandingkan Qingdao.
"Hari ini kami masih mencari pola-pola permainan karena dari kemarin pertandingan terakhir di Thailand, shuttlecock-nya berbeda, kondisi cuaca juga berbeda, di Thailand panas, di sini sangat dingin, jadi masih butuh adaptasi. Semoga setelah pertandingan hari ini, untuk ke depan mau dimainkan atau tidak, bisa selalu siap," kata Rian dalam keterangan PBSI.
Walau masih dalam tahap penyesuaian, Rian/Rahmat mampu menjawab kepercayaan tim dengan performa solid. Mereka sukses mengalahkan pasangan Myanmar, Hein Htut/Phone Htet Zaw, dua gim langsung dengan skor 21-13, 21-12 pada laga pembuka BATC 2026.
Rian menilai keikutsertaan di turnamen beregu Asia ini menjadi kesempatan berharga untuk menambah jam terbang, terlebih ia baru dipasangkan dengan Rahmat Hidayat dalam ajang tim.
"Semoga dengan partner baru ini bisa terus menjaga permainan, bisa menjaga performa, dan juga harapannya bisa terus menunjukkan tren positif," kata Rian.
Kemenangan Rian/Rahmat menjadi bagian dari hasil sempurna Indonesia yang menaklukkan Myanmar dengan skor telak 5-0. Hasil tersebut membawa Indonesia sementara memimpin klasemen Grup D, unggul atas Myanmar dan Malaysia.
Indonesia dijadwalkan menghadapi Malaysia pada laga berikutnya yang digelar di court 3, Qingdao Qonson Gymnasium, Qingdao, China, Kamis lusa pukul 17.00 WIB.
(Antara)
Baca Juga: Indonesia Awali BATC 2026 dengan Kemenangan Telak 5-0 atas Myanmar
Berita Terkait
-
Indonesia Awali BATC 2026 dengan Kemenangan Telak 5-0 atas Myanmar
-
Hylo Open 2025: 9 Wakil Indonesia Berjuang Amankan Tiket Perempat Final
-
French Open 2025: Sabar/Reza ke Perempat Final usai Atasi Rekan Senegara
-
Rekap French Open 2025 Day 3: Wakil Indonesia Berguguran, Tersisa Tiga
-
Perang Saudara di French Open 2025, Rian/Rahmat Siap Hentikan Sabar/Reza
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP
-
Erick Thohir Dorong Revolusi SEA Games: Stop Cabor Aneh-aneh, Fokus Olimpiade!
-
Hasil IHTTC 2026: Pembalap Sleman Melaju Kencang, Sayang Kena Sanksi di Sepang
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
Korea Selatan Juara Piala Uber 2026, Tumbangkan China 3-1 di Final
-
Kimi Antonelli Juara F1 GP Miami 2026, Hat-trick Kemenangan Beruntun
-
Regenerasi Atlet Panahan! 562 Anak Unjuk Gigi di MilkLife Archery Challenge Kudus