Suara.com - Pebulutangkis ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma / Amalia Cahaya Pratiwi takluk dengan skor 0-2 (5-21, 17-21) dari pasangan China, Qingchen Chen / Yifan Jia pada babak 16 besar cabang olahraga bulu tangkis ganda putri Asian Games 2022 Hangzhou, China, di Binjiang Gymnasium BDM, Rabu.
Pada gim pertama, Febriana / Amalia bermain buruk karena baru mendulang dua poin saat skor menunjukkan 2-11. Febriana/Amalia kesulitan keluar dari tekanan tim lawan dan hal ini membuat mereka mengakhiri gim pertama dengan kekalahan 5-21.
Gim kedua, Febriana/Amalia memperbaiki penampilan buruknya di gim pertama. Poin-poin yang disumbang Yifan Jia sempat membuat China unggul 5-0 pada menit-menit awal.
Namun, setelahnya Febriana/Amalia bangkit. Dua poin berturut-turut diraih ketika pasangan China gagal membalikkan kok dan berlanjut menyamakan kedudukan menjadi 5-5.
Febriana/Amalia melanjutkan permainan apik dengan unggul 9-7 dan kemudian menjaga keunggulan pada interval kedua dengan 11-10. Kedua tim lalu bermain ketat dimana skor sama kuat menghiasi laga sampai 17-17.
Setelah bermain ketat dengan pasangan tim tuan rumah, permainan Febriana/Amalia kendur dan membuat mereka tertinggal 17-20.
Puncaknya, pada match point, pukulan cerdik Yifan ke arah yang kosong, yang gagal diantisipasi Febriana/Amalia membuat tim tuan rumah menyelesaikan laga dengan skor 2-0 (21-5, 21-17).
Kekalahan ini membuat langkah peraih emas SEA Games 2022 Kamboja itu gagal melaju ke babak perempat final ganda putri Asian Games 2022.
Sementara itu, Qingchen/Yifan melaju ke perempat final dan akan menghadapi pemenang antara Benyapa/Nuntakarn dari Thailand dan Nami/Chiharu dari Jepang.
Baca Juga: Asian Games 2022: Dihajar Sindhu Dua Gim Langsung, Putri KW Gagal Melaju ke Perempat Final
Berita Terkait
-
Reza Arap Klaim Lagu Asian Games Karya Sendiri, Gerald Liu Kasih Jawaban Menohok
-
KOI Apresiasi Timnas Hoki Putra Lolos Semifinal dan Amankan Tiket Asian Games 2026
-
Timnas Hoki Indonesia Fokus Hadapi Sri Lanka di Semifinal Kualifikasi Asian Games 2026
-
Jannah Fokus Tampil Maksimal Demi Tiket Asian Games 2026
-
Ikuti Kejuaraan Asia, Tim Panjat Tebing Indonesia Terbang ke China
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Akui Terpancing Emosi, Alwi Farhan Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Kodai Naraoka di BAC 2026
-
Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan
-
Final Four Proliga 2026 di Solo, Perebutan Juara Putaran Pertama Panas Sejak Hari Pertama
-
BAC 2026: Jonatan Christie ke Perempat Final, Akui Sempat Buta Kekuatan Lawan
-
Sikat Rival Lama di BAC 2026, Alwi Farhan: Tak Mudah Lewati Tekanan
-
Kalah dari Watanabe di BAC 2026, Ubed Petik Pelajaran dari Mental Pantang Menyerah Lawan
-
Raymond/Nikolaus Akui Kalah Cepat dari Ganda Korea di BAC 2026
-
Fajar/Fikri Jadikan Laga Pembuka BAC 2026 sebagai Pemanasan
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026
-
Jafar/Felisha Ingin Ulangi Prestasi Tahun Lalu di BAC 2026