Suara.com - Juara dunia Max Verstappen mengukir kemenangan ke-16nya musim ini di Grand Prix Meksiko, pada Minggu setempat atau Senin (30/10/2023) dini hari WIB.
Pembalap asal Belanda itu memimpin jalannya lomba dari awal sampai akhir. Ia sukses merebut posisi terdepan dari pembalap penghuni pole position Charles Leclerc, yang finis di posisi ketiga.
Kemenangan itu sekaligus menjadi ukiran sejarah, karena pembalap Red Bull Verstappen menjadi pembalap pertama yang mampu memenangi 16 balapan dalam satu musim, demikian dikutip dari laman resmi Formula 1.
Verstappen juga menyamai pencapaian pembalap legendaris Prancis Alain Prost dengan 51 kemenangan sepanjang kariernya, berkat kemenangan kelima dari enam edisi balapan Meksiko di Autodromo Hermanos Rodriguez.
Pembalap Mercedes Lewis Hamilton finis di posisi kedua, dengan catatan lap tercepat. Sedangkan pembalap Ferrari Charles Leclerc finis di posisi ketiga.
Rekan setim Verstappen, Sergio Perez, tidak meneruskan balapan setelah bertubrukan dengan Leclerc saat ia berusaha menyalip untuk menuju tikungan pertama.
Keluarnya Perez membuat ia hanya tinggal unggul 20 poin atas Hamilton, pada pertarungan untuk memperebutkan peringkat kedua. Hal itu kini menjadi salah satu prioritas bagi Red Bull yang belum pernah menyelesaikan musim dengan finis di posisi satu-dua.
Pembalap Ferrari Carlos Sainz finis di posisi keempat, sedangkan Lando Norris yang membela McLaren finis di posisi kelima setelah mengawali balapan dari posisi ke-17.
George Russell finis di posisi keenam untuk Mercedes, pembalap Australia Daniel Ricciardo mencatatkan poin pertamanya untuk Alpha Tauri di posisi ketujuh, dan kompatriotnya Oscar Piastri di posisi kedelapan untuk McLaren.
Baca Juga: Stefano Lilipaly Cetak Hattrick, Dapatkan Kembali Panggilan Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia?
Alex Albon yang membela Williams finis di posisi kesembilan, dan Pembalap Alpine Esteban Ocon di posisi kesepuluh.
Balapan sempat terhenti untuk pembersihan trek setelah menjalani 34 lap dari total 71 lap, saat pembalap Haas Magnussen bertubrukan yang diduga akibat dari kegagalan suspensi kanan belakang.
Pembalap Denmark itu keluar dari mobil dan duduk di tepi trek, saat bagian belakang mobilnya mengeluarkan api dan safety car terpaksa dikeluarkan sebelum bendera merah dikibarkan.
Balapan dilanjutkan dari posisi start ulang, dengan Verstappen memimpin dari pole dan Leclerc di posisi kedua. Kedua pembalap itu menggunakan ban hard, namun Hamilton yang tepat berada di belakang mereka menggunakan ban medium.
Verstappen memanfaatkan periode kehadiran safety car sebagai kesempatan untuk melakukan pitstop kedua, sedangkan Leclerc masuk pit sebelum kecelakaan yang dialami Magnussen. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Ginting dan Jafar/Felisha Absen di Thailand Masters 2026, Indonesia Tetap Turunkan Kekuatan Penuh
-
Apparel Timnas Indonesia Lebarkan Sayap Gandeng VR46 Tiga Tahun
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
Tiga Kunci Keberhasilan Para Judo Indonesia Sikat Semua Emas di ASEAN Para Games 2025
-
ASEAN Para Games 2025: Rebut Tujuh Emas, Jendi Pangabean Buktikan Konsistensi dan Dukungan Keluarga
-
Terkesima, BWF Puji Antusias Penonton di Indonesia Masters 2026
-
Regenerasi Terlihat, PBSI Bangga dengan Performa Pemain Muda di Indonesia Masters 2026
-
Alwi Farhan Bidik Level Elite Dunia usai Sabet Gelar Indonesia Masters 2026
-
Sapu Bersih Putaran Pertama, LavAni Kunci Gelar Juara Paruh Musim Proliga 2026
-
Perkasa, Pelita Jaya Belum Terkalahkan di IBL 2026