Suara.com - Pemain baru Satria Muda Pertamina Jakarta, Abraham Damar Grahita menyebutkan bahwa tawaran dari tim langganan juara IBL itu datang di saat yang tepat dikarenakan dia terlibat permasalahan dengan klub lamanya.
"Ada kesalahan komunikasi. Ada komunikasi yang tidak tersampaikan," kata Abraham Damar terkait dengan permasalahan yang dialaminya, mengutip laman resmi IBL, Kamis (2/11).
Tim terakhir Abraham di IBL adalah Prawira Harum Bandung. Dia telah membela tim juara IBL musim lalu itu sejak 2021 hingga 2022.
Pada 2023, Abraham mendapatkan kesempatan bermain di liga basket Jepang bersama Veltex Shizouka yang bermain di divisi kedua kompetisi negara Sakura tersebut.
Namun kepindahan Abraham ke Jepang masih menyisakan permasalahan dengan Prawira Harum Bandung.
Menurut dia, periode 2023 adalah yang tersulit karena dia harus berurusan dengan hukum setelah bermain di Jepang. Pada masa itu, Abraham mulai berpikir untuk melupakan bola basket.
Karena kasus hukum tersebut pula, Abraham sempat melewatkan kesempatan bermain sebagai skuad Timnas Basket Indonesia di beberapa ajang internasional.
Abraham tidak bisa memperkuat skuad Timnas Indonesia pada kompetisi olahraga di Asia Tenggara yaitu SEA Games 2023 Kamboja dan Asian Games 2022 Hangzhou China.
Abraham juga tidak bermain memperkuat Indonesia di ajang prakualifikasi Olimpiade Paris 2024.
Baca Juga: Akhiri Penantian 25 Tahun, Tim Basket Prawira Harum Bandung Juara IBL 2023
Bahkan pada Indonesia International Basketball Invitational 2023 yang merupakan ajang uji coba Indonesia Arena sebelum Piala Dunia FIBA 2023, Abraham hanya menonton Timnas Indonesia di bangku penonton.
"Pada periode tersebut saya mulai berpikir melupakan bola basket. Namun karena saya orangnya kompetitif, jadi mengambil tawaran dari Satria Muda adalah yang paling masuk akal. Untuk tetap bermain di bola basket Indonesia dan menjadi juara di Indonesia," kata Abraham.
Kesepakatan kerja sama dengan Satria Muda dilakukan langsung bersama General Manager Riska Natalia Dewi dan disaksikan Presiden Klub Baim Wong. Hal ini sekaligus meresmikan kepindahan Abraham yang sebelumnya bermain untuk Prawira Harum Bandung.
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Statistik, Popularitas Jadi Kunci Pemain Tembus Skuad IBL All-Star 2026
-
Daftar Pemain Tim Merah untuk IBL All-Star 2026, Andakara Prastawa Dhyaksa Jadi Kapten
-
Daftar Pemain Tim Biru untuk IBL All-Star 2026, Yudha Saputera Jadi Kapten
-
Hasil IBL 2026: Pelita Jaya Makin Tak Terbendung, Rajawali Medan Korban Berikutnya
-
Satria Muda Menang Besar di Bandung Arena, Djordje Jovicic Soroti Kunci Kemenangan
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
Ai Ogura Gagal Finis di GP Amerika, Aprilia Evaluasi Reliabilitas Motor
-
Mario Aji Jatuh di Dua Lap Terakhir, Gagal Finis di Moto2 GP Amerika 2026
-
Gagal Finish, Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 Amerika Serikat 2026
-
Marco Bezzecchi Juarai MotoGP Amerika Serikat 2026, Marc Marquez Kelima
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS