Suara.com - Pembalap Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo dan Alex Rins sepakat bahwa motor YZR-M1 menunjukkan peningkatan signifikan dari segi teknis terutama di sisi aerodinamika usai uji coba hari terakhir MotoGP 2024 di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, Kamis (8/2/2024).
“Mesin untuk motor 2024 lebih baik, aerodinamis juga lebih baik, tapi cengkeraman elektroniknya hilang,” kata Quartararo, dikutip dari keterangan resmi tim, Jumat (9/2/2024) seperti dimuat Antara.
“Tapi saya pikir, selangkah demi selangkah, kamu akan semakin dekat ke puncak,” ujarnya menambahkan.
Baca Juga:
Hasil Al Hilal vs Al Nassr di Riyadh Season Cup: Cristiano Ronaldo Dkk Keok 0-2
Setelah Hadapi Suwon FC, Timnas Indonesia U-20 Alami Peningkatan
Pembalap asal Prancis itu menyelesaikan 56 lap dan mencatat kecepatan balapan yang positif. Waktu terbaiknya pada uji coba hari ketiga adalah 1 menit 57,525 detik yang ia catatkan pada lap 12.
Ia pun merasa yakin progres baik ini bisa membawanya lebih dekat pada target pribadinya untuk berada di dua baris pertama di babak kualifikasi musim ini.
Di sisi lain, Rins juga sepakat bahwa uji coba terkait pengaturan teknis yang dilakukan oleh tim berguna untuk memperbaiki konfigurasi motor. Meskipun kinerja aerodinamika ia nilai baik, Rins mengaku cukup kesulitan untuk menghentikan motor dan ban belakang sedikit terangkat.
Baca Juga: 2 Pemain Vietnam Sembuh dari Cedera, Termasuk Sosok yang Bikin Lini Serang Timnas Indonesia Mandul
“Tapi bagaimanapun, saya cukup senang dengan pekerjaan yang telah diselesaikan. Kami mengumpulkan cukup banyak data, jadi mari kita lihat apakah kami bisa terus seperti ini dan terus meningkatkannya,” kata Rins yang mencatatkan waktu tercepat di hari ketiga 1 menit 57,879 detik itu.
Direktur Tim Monster Energy Yamaha Massimo Meregalli menambahkan progres di sisi aerodinamika dan mesin memang menjadi prioritas utama tim pada rangkaian uji coba MotoGP 2024 di Sepang. Selain itu, tim juga memperkenalkan perangkat start belakang baru yang disematkan pada motor.
“Semua item baru telah disetujui oleh semua pembalap dan ini adalah pertanda baik karena pekerjaan yang kami lakukan telah dilakukan dengan benar,” kata Meregalli.
Ia tak menyangkal bahwa masih ada celah yang harus ditutup, tapi tim merasa masih punya waktu selama pramusim untuk berupaya memperkecil kesenjangan tersebut.
“Dalam hal kecepatan balapan, kami rasa kami telah melakukan peningkatan karena kami juga dapat melihat bahwa motornya sedikit lebih cepat,” kata Meregalli.
“Aerodinamikanya membantu pengendara saat berbelok dan perangkat start membuat pengendara lebih sedikit melakukan wheelie dan lebih banyak akselerasi,” ujarnya menambahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Popsivo Sapu Bersih Proliga 2026 di Pontianak dengan Kemenangan
-
4 Wakil Indonesia Siap Berlaga di India Open 2026, Jonatan Christie hingga Sabar/Reza
-
Performa Menanjak, Dua Pasangan Ganda Putri Ini Masuk Proyeksi Asian Games 2026
-
PBSI Resmi Kembali Rombak Ganda Putri, Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Dipisah
-
Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Satu Grup dengan Malaysia
-
Datangkan Pemain Jempolan, Kesatria Bengawan Solo Pasang Target Tinggi di IBL 2026
-
Avan Seputra Ingin Bawa Pengalaman Juara di Kesatria Bengawan Solo
-
Presiden Pelita Jaya Jakarta Ungkap Wacana Pembangunan Stadion Sendiri
-
Atlet Lari Indonesia akan TC ke Kenya sebagai Persiapan Asian Games 2026
-
Martina Ayu Pratiwi Diguyur Bonus Rp3,4 Miliar usai Raih 7 Medali SEA Games, Jumlah Terbanyak