Suara.com - Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) 2015-2019 yang juga merupakan member Komite Olimpiade Internasional (IOC), Erick Thohir menyambut keberhasilan pebulutangkis Indonesia Anthony Ginting dan Jonatan Christie yang menciptakan All Indonesian Final tunggal putra pada All England 2024.
Kesuksesan tersebut mengulang sejarah 30 tahun lalu saat Hariyanto Arbi dan Ardy Wiranata berada di final All England tahun 1994.
"Setelah 30 tahun menanti akhirnya bisa lihat Indonesia juara di cabang Tunggal Putra All England. Lebih keren lagi dua wakil Indonesia Ginting dan Jojo yang akan main di final nanti," ujar Erick Thohir dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (17/3/2024).
"Siapapun yang nanti menang, kalian juara di hati kita semua. Semoga prestasi ini menambah semangat demi mencetak prestasi selanjutnya terutama di Olimpiade 2024 Paris."
Ginting dan Jonatan lolos ke final turnamen BWF Super 1000 setelah mengalahkan lawan-lawannya di semifinal semalam dan dini hari tadi.
Ginting ke Final setelah berhasil mengalahkan wakil Perancis Christo Popov 19-21, 21-5 dan 21-11 dalam waktu 75 menit. Sementara, Jonatan membungkam wakil India Lakshya Sen juga dengan tiga gim 21-12, 10-21 dan 21-15 dalam laga berdurasi 68 menit.
Laga final duel Ginting vs Jonatan akan digelar malam ini sekira pukul 19.00 WIB.
Selainn All Indonesian Final di sektor tunggal putra, ganda putra Indonesia Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto juga berusaha mempertahankan gelar.
Fajar / Rian akan menghadapi wakil Malaysia Aaron Chia / Soh Wooi Yik dalam laga final ganda putra sekira pukul 21.00 WIB.
Baca Juga: 5 Fakta Prestasi Indonesia di All England, Kini Ginting vs Jonathan Cetak Rekor Baru
Berita Terkait
-
Erick Thohir Bicara Tambahan Pemain Naturalisasi, Ada dari Jerman dan Belanda?
-
Timnas Indonesia Dipastikan Absen di Asian Games 2026, Ini Jawaban Erick Thohir
-
Pertama dalam 16 Tahun, Timnas Indonesia Gagal Tampil di Asian Games, Kok Bisa?
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Indonesia Bidik Status Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, Segera Kirim Surat ke FIFA
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1