Suara.com - Ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi harus puas menjadi runner up Spain Masters 2024.
Ana/Tiwi menyerah 21-12, 8-21, 16-21 kepada unggulan pertama dari Jepang, Rin Iwanaga/Kie Nakanishi, pada babak final turnamen BWF Super 300, Minggu (31/3/2024), dalam tempo 64 menit.
Ana/Tiwi yang menjadi unggulan kedua turnamen itu bermain solid pada awal gim pertama dan mengendalikan gim sampai bisa merebutnya dalam skor 21-12.
Pada gim kedua, mereka tidak bisa melanjutkan penampilan bagusnya seperti gim pembuka.
Peraih medali emas SEA Games 2023 Kamboja itu pun tidak bisa mengimbangi permainan lawan sampai kemudian terpaksakan merelakan gim kedua dengan 8-21.
Namun gim pamungkas berlangsung lebih alot ketika kedua pasangan saling mengejar poin, tapi Iwanaga/Nakanishi memimpin 11-9 saat interval.
Setelah jeda, Ana/Tiwi sempat mengumpulkan tiga angka berturut-turut sampai kedudukan 11-17.
Namun, mereka tak berhasil memanfaatkan sejumlah momentum untuk mengejar dan mengambil alih kedudukan sampai hingga akhirnya menyerah 16-21 kepada pasangan Jepang itu.
Indonesia masih memiliki satu wakil lagi dalam final Spain Masters 2024, yakni ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Reza Pahlevi Isfahani yang bakal berjumpa dengan wakil Malaysia Junaidi Arif/Roy King Yap.
Baca Juga: Iri dengan Timnas Indonesia, PSSI-nya Vietnam Curhat Susahnya Naturalisasi Pemain
Sebelumnya, ganda campuran Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari menjuarai turnamen ini setelah membungkam pasangan China Cheng Xing/Zhang Chi dengan skor 17-21, 21-12, 21-13. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati