Suara.com - Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto harus mengakui keunggulan wakil Thailand pada pertandingan fase grup kedua Piala Thomas 2024 di Chengdu Hi Tech Zone Sports Center Gymnasium, Chengdu, China, Senin (29/4/2024).
Fajar/Rian menelan kekalahan melalui drama rubber game dari Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul dengan skor 19-21, 21-14, 11-21 dalam tempo 52 menit. Kekalahan tersebut membuat Thailand mampu menyamakan kedudukan 1-1.
Gim pertama berlangsung begitu sengit dengan kedua pasangan saling memperebutkan poin dengan margin yang sempit. Baik Fajar/Rian dan Sukphun/Teeraratsakul sama-sama memiliki kecepatan dan serangan yang mematikan.
Sempat beberapa kali unggul tipis, pada akhirnya pasangan Thailand merebut kemenangan gim pertama 21-19.
“Pasangan Thailand ini lagi bagus, pernah mengalahkan Bagas (Maulana)/(Muhammad Shohibul) Fikri di SEA Games dan Leo (Rolly Carnando)/Daniel (Marthin) di Thailand Masters. Kami pribadi menilai mereka memiliki kombinasi pemain yang baik yaitu playmaker yang baik dan mempunyai power yang sangat kuat,” kata Fajar saat ditemui usai pertandingan seperti dimuat Antara.
“Tapi di kondisi shuttlecock kencang seperti ini, susah untuk mengontrol permainan. Shuttlecock-nya agak sedikit liar, dan tidak ada reli-reli panjang,” ujarnya menambahkan.
Di gim kedua, pertarungan kembali berjalan alot. Meskipun Fajar/Rian sempat unggul, Sukphun/Teeraratsakul mampu mengimbangi laju perolehan poin.
Interval gim kedua pun direbut oleh pasangan Indonesia, dan itu merupakan titik balik bagi mereka sebelum memaksakan rubber game setelah menang 21-14.
“Di gim kedua kita lebih nyaman mainnya dan lebih siap untuk bola-bola serangan,” kata Rian.
Baca Juga: Timnas Indonesia Harus Waspada, STY Ingatkan Transisi Uzbekistan Begitu Mengerikan
Namun, gim penentu malah membuat wakil Thailand lebih percaya diri dalam melancarkan serangan-serangan cepat. Hal itu membuat juara bertahan All England Open menjadi sulit untuk mengembangkan permainan dan kalah dengan skor 11-21.
“Dan di gim ketiga, lawan sudah antisipasi dan mendahului bola-bola kita,” ujarnya menambahkan.
Hari ini tim putra Indonesia turun dengan formasi terbaik untuk menghadapi Thailand. Sebelumnya, Anthony Sinisuka Ginting membuka keunggulan pertama bagi Indonesia setelah mengalahkan Panitchaphon Teeraratsakul melalui dua gim langsung dengan skor 21-16, 21-13
Selain Fajar/Rian dan Ginting, ada tunggal putra Jonatan Christie dan Chico Aura Dwi Wardoyo yang masing-masing akan melawan Saran Jamsri dan Nachakorn Pusri.
Sementara dari sektor ganda, ada Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang akan bertemu dengan Sirawit Sothon/Natthapat Trinkajee.
Susunan pemain ini pun diharapkan mampu memperpanjang dominasi Indonesia atas Thailand di Piala Thomas yang sejauh ini adalah 13-0.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Adu Gengsi 56 Klub Terbaik Tanah Air, Kejurnas Antarklub Basket U16 & U18 2026 Resmi Dimulai!
-
Marak Penyusup di Event Lari! 300 Personel Dikerahkan Amankan Rute Lari Pancasakti Run 2026
-
Kyrie Irving Datang ke Indonesia Disambut Antusias Freestyle Street Basket Tanah Air
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi