Suara.com - Beberapa pemain debutan merasa bangga dapat memperkuat tim bulu tangkis Indonesia untuk turut berjuang dalam kejuaraan bergengsi dunia beregu putra dan putri Piala Thomas dan Uber 2024 lalu.
Tunggal putra Alwi Farhan bersyukur dapat membantu tim dalam perjalanan mencapai final.
"Bisa mendapatkan runner up juga tentu hasil yang enggak mudah, saya tahu persis bagaimana perjuangan saya dan kakak kakak yang ada di Thomas. Pastinya pengalaman yang luar biasa buat saya juga karena saya banyak belajar di lapangan dan di luar lapangannya," ujar Alwi seperti dimuat Antara, Selasa (7/5/2024).
Alwi turun saat Indonesia menghadapi Inggris dalam laga pertama Grup C Piala Thomas. Ia turun menyumbang poin bagi skuad Merah Putih untuk meraih kemenangan meyakinkan dengan skor sempurna 5-0.
Piala Thomas terakhir dibawa pulang oleh tim putra Indonesia pada 2020 di Aarhus, Denmark. Kemenangan tersebut merupakan pencapaian yang sangat diapresiasi penggemar bulu tangkis, karena Indonesia berhasil memboyong Piala Thomas setelah puasa gelar selama 19 tahun lamanya.
Namun, pada edisi 2022, Indonesia harus puas dengan predikat runner up setelah kalah dari tim bulu tangkis putra India, yang kemudian terulang di Chengdu tahun ini setelah menyerah 1-3 kepada China.
Sementara itu di sektor putri, ganda debutan Meilysa Trias Puspitasari / Rachel Allessya Rose juga merasa bangga dapat turun membela Indonesia di Piala Uber 2024.
"Perasaannya bangga bisa bermain di Uber dan ini pengalaman pertama," kata Trias.
"Kalau dari saya mungkin bangga juga bisa ada di uber. Banyak belajar karena kakak kakak juga banyak mengajari. Kita harus positif. Kita juga sangat kompak. Banyak belajar saja sih," ujar Rachel menambahkan.
Baca Juga: Menpora Pede Tren Positif di Piala Thomas - Uber 2024 Lanjut ke Olimpiade Paris
Trias / Rachel turun dalam laga pertama Grup C melawan Hong Kong, sukses menyumbang poin sempurna bagi Indonesia 5-0.
Rachel kembali turun di laga kedua Grup C melawan Uganda, berpasangan dengan Lanny Tria Mayasari, untuk memastikan kemenangan sempurna tim Indonesia 5-0.
Tim putri untuk pertama kalinya mencapai final di Piala Uber sejak edisi 2008, ketika Maria Kristin, Lilyana Natsir dan kawan-kawan menantang tim China di kandang sendiri, dan kalah 0-3.
Pada Piala Uber 2024, tim Indonesia harus puas dengan menempati posisi runner-up dalam ajang tersebut setelah kalah 0-3 dari China.
Meskipun keluar sebagai runner-up, ini merupakan ke-11 kalinya Indonesia tampil di babak final Piala Uber, dan menjadi negara kedua yang mengoleksi gelar finalis setelah China dengan 20 kali penampilan.
Berita Terkait
-
Revans Alwi Farhan, Ubed ke Final Thailand Masters 2026
-
Berebut Tiket Final Thailand Masters 2026: Ubed, Alwi, dan Misi Balas Dendam
-
Tunggal Putra Indonesia Pastikan Satu Tempat di Final Thailand Masters 2026
-
Link Live Streaming Thailand Masters 2026: 12 Wakil Indonesia Berjuang ke Semifinal
-
Perempat Final Thailand Masters 2026: Ujian Konsistensi Wakil Indonesia
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia