Suara.com - Petinju Oleksandr Usyk menghajar Tyson Fury untuk merengkuh gelar juara kelas berat sejati pada duel sengit yang berlangsung di Kingdom Arena, Riyadh, Arab Saudi, Minggu (19/5/2024) pagi WIB.
Dilansir dari AFP, Usyk mengakhiri duel yang berjalan selama 12 ronde dengan kemenangan angka 115-112, 114-113 dan juri ketiga memberi angka kemenangan kepada Fury, 113-114.
"Ini adalah kesempatan besar bagi saya, untuk keluarga saya, untuk negara saya. Ini waktu yang tepat, hari yang menyenangkan dan saya siap untuk pertandingan ulang," ujar Usyk seusai pertandingan seperti dimuat Antara.
BACA JUGA: Persib Singkirkan Bali United, Bojan Hodak: Kami Layak ke Final
Usyk yang merupakan petinju dari Ukraina menjadi yang tetap tak terkalahkan, bergabung dengan rekor petinju lain seperti Muhammad Ali, Joe Louis dan Mike Tyson sebagai juara kelas berat yang tak terbantahkan, yang pertama sejak tinju mengakui empat sabuk utama pada dekade 2000-an.
Dengan kemenangan tersebut, mantan juara kelas penjelajah yang tak terbantahkan tersebut dapat secara sah mengklaim dirinya sebagai yang terbaik dari era kelas berat ini, meskipun pertandingan ulang yang diharapkan pada bulan Oktober dapat memberikan hasil lain.
Di ronde pertama, kedua petinju saling melakukan penjajakan dengan melepaskan pukulan jab-jab ke arah kepala dan badan untuk mencari poin. Usyk menguasai ritme pertandingan hingga ronde keempat dengan membawa Tyson harus mengikuti tempo serangan cepat.
Usyk melepaskan dua pukulan rendah di ronde kelima dan tertangkap dengan hook kiri saat Fury terus terlihat nyaman dengan gaya permainan yang memanfaatkan postur tinggi badan.
Memasuki ronde kesembilan, Usyk nyaris membuat KO Fury, usai melepaskan hook kiri yang menghantam wajah Fury yang membuatnya goyah namun bel ronde berbunyi menghentikan momentum yang diperoleh.
Baca Juga: Resmi Promosi, 3 Pemain Timnas Indonesia yang Layak Direkrut Oxford United
Memasuki ronde ke-12, kedua petinju masih saling berbalas pukulan tanpa mengendurkan tempo namun tak ada yang benar-benar mampu membuat KO lawan. Pertarungan berakhir dengan keputusan juri yang menetapkan Usyk sebagai pemenang.
Kemenangan ini membuat Usyk merusak rekor tak terkalahkan Fury dalam 36 pertarungan yang dijalaninya. Lalu Usyk kian mempertajam rekor tak terkalahkannya dengan mencatatkan 22 kemanngan (14 KO) dalam 22 pertarungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko