Suara.com - Pembalap Marco Bezzecchi mengatakan dirinya ingin mengakhiri musim 2024 bersama Pertamina Enduro VR46 Racing Team dengan kenangan manis.
Bezzecchi baru-baru ini dikonfirmasi akan meninggalkan tim besutan Valentino Rossi itu pada musim mendatang, untuk memulai perjalanan baru bersama Aprilia Racing dan rekan barunya, Jorge Martin.
“Karena semua cerita indah ini juga akan memiliki akhir, saya harap ini juga akan berakhir indah,” kata Bezzecchi, dikutip dari keterangan resmi VR46, Rabu.
“Saya berharap akan banyak pencapaian baik dari sini (Belanda) hingga Valencia. Saya tahu bahwa tidak ada satupun dari kami yang akan menyerah dan kami akan memberikan yang terbaik hingga finis, bersama-sama,” ujarnya menambahkan.
Adapun pembalap asal Italia ini bergabung dengan VR46 sejak akhir 2019 dan tak membutuhkan waktu lama baginya mencapai banyak tonggak kesuksesan.
Bezzecchi meraih gelar Rookie of the Year 2022, setelah ia naik podium di MotoGP Belanda pada tahun yang sama.
“Saya tiba di sini setelah musim yang sulit, saya sudah berada di Akademi (VR46 Riders Academy), tetapi mereka menyambut saya dengan cara yang luar biasa dan kami segera menciptakan kombinasi kemenangan,” ungkap Bezzecchi.
Pada tahun 2023, ia tampil dengan solid dan konsisten sehingga mampu merebut posisi ketiga klasemen dengan tiga kemenangan dan 13 podium. Salah satu yang paling ikonis adalah saat ia memenangkan MotoGP Argentina.
“Kami tidak akan pernah melupakan sepersekian detik ketika saya melewati garis finis di GP Argentina pada tahun 2023 karena itu adalah kemenangan pertama saya di kelas premier,” ujar dia.
Baca Juga: Berikut Daftar 11 Tim yang Lolos ke Babak 16 Besar Euro 2024
Dengan bergabungnya Bezzecchi di Aprilia, ia menjadi pembalap ketiga yang tumbuh di tim asuhan VR46 Racing Team yang mendarat di tim pabrikan menyusul Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) dan Luca Marini (Repsol Honda).
“Bersamanya, kami telah mencapai salah satu tujuan lahirnya tim ini, yaitu membawa talenta muda dari kelas bawah ke MotoGP, membina mereka, membimbing mereka menuju kesuksesan dan mendukung mereka hingga mereka mencapai tujuan (promosi ke tim pabrikan),” kata Direkur Tim Pertamina Enduro Alessio Salucci.
“Sebagai sebuah tim, ini merupakan suatu kebanggaan dan motivasi ekstra bagi kami untuk terus berada di arah ini, untuk selalu memiliki cita-cita yang tinggi, dan memantapkan diri sebagai pesaing di kejuaraan,” ujarnya menambahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Menpora Puji Keberanian Viona Ungkap Kasus Pelecehan Seksual di Kickboxing
-
Pecahkan Rekor Dunia, Atlet Kriket Indonesia Terima Sertifikat Guinness World Records
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
-
Anggap Semua Laga bak Final, Ini Resep Rahasia Anthony Ginting ke Perempat Final Swiss Open 2026
-
Menpora Dukung FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta Demi Wujudkan Keadilan Bagi Atlet
-
Go Internasional! Byon Combat akan Digelar di Malaysia untuk Kali Pertama
-
Daftar Pemain Tim Merah untuk IBL All-Star 2026, Andakara Prastawa Dhyaksa Jadi Kapten
-
Daftar Pemain Tim Biru untuk IBL All-Star 2026, Yudha Saputera Jadi Kapten
-
Swiss Open 2026: Enam Wakil Indonesia Melaju ke Perempat Final, Putri KW hingga Ginting
-
Kasus Pelecehan Seksual di Panjat Tebing, Yenny Wahid Bentuk Tim Pencari Fakta