Suara.com - Pembalap Ducati Lenovo, Enea Bastianini mengatakan alasan memilih pindah ke tim satelit Red Bull KTM Tech 3 mulai MotoGP musim depan adalah karena itu merupakan pilihan yang terbaik baginya.
Enea Bastianini yang pada race MotoGP 2024 terakhir menempati podium kedua di bawah rekan setimnya, Francesco Bagnaia tak mampu meyakinkan timnya untuk tetap mengendarai livery merah pada musim depan setelah tempatnya digeser Marc Marquez.
Ia kemudian memilih tim satelit KTM sebagai pelabuhan selanjutnya, bersama Maverick Vinales yang secara mengejutkan memutuskan pergi dari Aprilia.
"Ada banyak sekali usulan, tapi bagi saya ini yang terbaik. Saya juga memikirkan gaya berkendara saya dan juga pendekatan tim dan bisa menjadi solusi yang tepat bagi saya," kata pembalap Italia itu, dikutip dari laman resmi MotoGP, Jumat (28/6/2024).
Nasib masa depannya yang sudah mendapatkan tim anyar membuat Bastianini sangat bersemangat menyambut jalannya musim baru MotoGP dengan livery oranye.
Bastianini saat ini juga merasa "lebih santai", dan oleh karena itu tak ada pilihan lain selain melanjutkan performa impresifnya bersama Ducati pada sisa musim ini setelah dominasi di Mugello, Italia.
"Dan ya, saya sangat bersemangat untuk masa depan saya. Kami akan menjadi tim yang solid dengan motor pabrikan dan saya bisa bahagia," kata pembalap 26 tahun itu.
"Dan sekarang saya lebih santai tentang masa depan, tentang segalanya. Tapi kami perlu melakukan banyak balapan dan terus seperti ini karena di Mugello, kami adalah yang terkuat," tukas Bastianini.
Baca Juga: Fabio Quartararo dan Alex Rins Super Antusias Tatap MotoGP Belanda di Assen
Berita Terkait
-
Quartararo Berharap Yamaha M1 dengan Mesin V4 Bisa Lebih Bertenaga di MotoGP
-
6 Fakta Peluncuran Yamaha MotoGP 2026: Akhirnya Pakai V4 Demi Kejar Ducati!
-
Yamaha Resmi Perkenalkan YZR M1 Berteknologi Mesin V4 di Jakarta untuk MotoGP 2026
-
Pecco Bagnaia Petik Pelajaran Berharga dari MotoGP 2025
-
Marc Marquez Prioritaskan Bertahan di Ducati, Buka Opsi Kontrak Baru Dua Musim
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Hasil Proliga 2026 Putra: Juara Bertahan Kembali Tersungkur, Garuda Jaya Menang Dramatis 3-2
-
Kontingen Indonesia Soroti Adanya Pelanggaran Regulasi di ASEAN Para Games 2025
-
Target 5 Emas Terpenuhi, Indonesia Bidik Juara Umum Para Bulu Tangkis di ASEAN Para Games 2025
-
Proliga 2026 Putri Memanas! Berikut Klasemen dan Daftar Top SKor Terbaru
-
Arah Angin Gagalkan Langkah Jafar/Felisha ke Final Indonesia Masters 2026
-
Kisah Inspiratif Eliana: Dari Buruh Cuci Kini Raih Emas ASEAN Para Games 2025
-
UPDATE ASEAN Para Games 2025: Indonesia di Peringkat Kedua, Debutan Jadi Sumber Kejutan Medali
-
Tahan Sakit dan Emosi, Alwi Farhan Tembus Semifinal Indonesia Masters 2026 Lewat Drama Comeback
-
Pecah Telur! Jakarta Livin Mandiri Akhirnya Raih Kemenangan Perdana di Proliga 2026
-
Pertama Kali Masuk Semifinal Indonesia Masters, Jafar/Felisha Ungkap Kuncinya