Suara.com - Pevoli Indonesia Megawati Hangestri jadi bidikan klub voli Jepang. Tidak hanya klub dari Jepang, Megawati juga dirumorkan jadi incaran klub dari Turki.
Perfomance Megawati bersama Red Sparks di Liga Voli Korea yang cukup konsisten selama dua tahun ini membuat klub Jepang dan Turki tertarik untuk meminangnya.
Melansir dari laporan YNA, Jumat (7/3), sejumlah klub luar Korea mulai tunjukkan ketertarikan kepada pevoli yang memiliki julukan Megatorn tersebut.
"Klub dari liga luar sudah tunjukkan ketertarikan kepada Megawati, mereka berasal dari Jepang dan Turki," tulis lapora YNA.
Peluang Megawati untuk pindah dari Red Sparks cukup terbuka. Pasalnya, kontrak Megawati dengan klub asal Korsel tersebut akan berakhir pada musim ini.
Meski dilaporkan dibidik oleh klub Jepang dan Turki, Megawati dikabarkan masih tunjukkan keinginan untuk tetap berkarier di Korsel.
Jika Megawati bertahan di Korsel, Megatron bisa mendaftar sebagai pemain asing Asia atau pemain asing non Asia. Dua status ini akan menguntungkan bagi Megawati.
Pasalnya, jika Megawati di musim depan didaftarkan sebagai pemain Asia maka ia mendapat gaji sebesar Rp2 miliar sama seperti musim ini. Namun jika ia didaftarkan pemain non Asia, bakal ada peningkatan gaji ke angka Rp4 miliar.
Namun jika ia didaftarkan sebagai pemain asing non Asia, Megawati berpotensi keluar dari Red Sparks dan akan diundi dalam draft. Kondisi ini memungkinkan 7 klub Liga Korea lainnya bisa merekrutnya.
Baca Juga: Red Sparks Justru Terpuruk di V-League Musim Ini, Sudah Pernah Juara atau Belum Ya?
Pevoli andalan timnas voli putri Indonesia itu dalam dua tahun berkarier bersama Red Sparks tunjukkan penampilan gemilang. Ia sempat mendapat predikat pemain terbaik di putaran pertama musim 2023/2024.
Gelar pemain terbaik itu kembali ia dapatkan di putaran ketiga dan keempat musim 2024/2025. Tak hanya itu, Megatron juga selalu berhasil membawa Red Sparks masuk ke babak playoff Liga Voli Korea.
Megawati Absen, Red Sparks Tersungkur
Sebelumnya, tanpa punggawa andalannya Megawati Hangestri, klub bola voli putri Korea Selatan Red Sparks dihajar IBK Altos tiga set langsung 0-3 (17-25, 17-25, 24-26) pada pertandingan lanjutan V-League di Gymnasium Indoor Mars, Rabu.
Red Sparks sedang dalam kondisi pincang usai Megatron, julukan Megawati masih absen karena strategi pelatih yang ingin pemain tim nasional Indonesia tersebut memperoleh tenaga yang lebih saat babak play-off.
Di set pertama, Red Sparks bermain dengan intensitas permainan yang bisa mengimbangi gaya permainan IBK Altos, namun harus tertinggal jauh lima poin, 5-10.
Berita Terkait
-
Red Sparks Justru Terpuruk di V-League Musim Ini, Sudah Pernah Juara atau Belum Ya?
-
Megawati Hangestri Tampil Menawan, Red Sparks Hempaskan GS Caltex
-
Jadwal Red Sparks Siang Ini: Tantang GS Caltex, Misi Geser Hyundai Hillstate
-
Megawati Hangestri Cetak 12 Poin, AI Peppers Tekuk Red Sparks 3-0
-
Berapa Nilai Kontrak Megawati Hangestri? Dinobatkan Pemain Voli Terbaik Dunia 2025 versi Volleybox
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games