Peserta Slam Dunk Contest antara lain:
- Quintin Dove
- AJ Bramah
- Stephaun Branch
- Marquis Davison
- Peserta Three-Point Contest:
- Kaleb Ramot
- Diftha Pratama
- Abraham Damar Grahita
- Miguel Miranda
- Adonys Henriquez
Misi Menarik Banyak Penggemar
Junas menegaskan bahwa perubahan format ini bertujuan untuk meningkatkan animo penonton dan memperluas daya tarik IBL ke kalangan yang lebih luas. Menurutnya, pertandingan All Star harus menjadi ajang hiburan sekaligus unjuk kemampuan para pemain terbaik.
"Pertandingan ini bukan hanya seru, tapi juga penting untuk memperlihatkan bahwa pemain lokal mampu bersaing dengan pemain asing. Ini misi kita, memberikan panggung untuk membuktikan kemampuan anak bangsa," ujar Junas.
Ia juga menambahkan bahwa perbedaan kualitas tidak menjadi kekhawatiran, karena tujuan utama adalah menyajikan tontonan menarik yang membawa semangat kompetisi dan persahabatan.
"Supaya apa? Supaya fans itu bisa lebih besar lagi, supaya ketertarikan terhadap pertandingan All Stars ini bisa lebih menarik. Karena kita tahu pertandingan All Starz kan di seluruh dunia sebuah showcase pemain-pemain untuk bersenang-senang, bermain dengan tempo seperti yang kita tahu."
"Tapi dengan konsep ini menurut saya kita bisa menghadirkan pertandingan yang menyenangkan, menghibur tapi juga penting."
Dia pun tidak merasa khawatir akan terdapat perbedaan besar dalam sisi kualitas antara tim Indonesia Stars vs Foreign Stars.
"Ya sebetulnya gini, kan yang perlu kita lihat ini pertandingan All Stars, sebuah showcase di seluruh dunia juga begitu," kata Junas.
Baca Juga: Tatap IBL 2025, Pelita Jaya Siapkan Venue Keren!
"Namanya showcase untuk misi apa yang mau dibawa. Nah ini misi yang kita bawa adalah pemain lokal kita sudah saatnya bisa dilihat bersaing dengan pemain asing."
"Yang kita tahu misalnya di Filipina, jadi pernah ada pertandingan bintang lokal itu soalnya ada bintang dari luar negeri, dan menurut kita kenapa kita nggak punya kesempatan itu? Dan namanya kompetisi kan kalau kompetisi menjadi terbaik, rasanya kita nggak boleh takut lah. Istilahnya gitu."
"Mengenai hasil pertandingan ini kita lain, kita akan lihat nanti. Tapi kita yakin bahwa konsep yang pertama kali ini, yang baru saja terjadi pertama kali ini akan menjadi konsep yang menarik ini kan ada legend juga."
Kaleb Ramot Gemilang selaku salah satu pemain yang terpihil masuk tim Indonesia Stars, menyambut baik inovasi dari IBL ini.
"Senang, punya kesempatan menghadapi pemain asing terbaik. Kalau di tim sendiri tidak kesampaian karena asing di jaga asing," kata Kaleb.
"Di sini lah kita bisa mencoba kemampuan. Saya ingin menjaga Stephaun Branch," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
Terkini
-
Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric: Megawati Hangestri Pede Menang di Kandang
-
Daftar Tokoh Olahraga yang Terseret Epstein Files: Dari Bos Chelsea hingga Pebasket NBA
-
Baru Dipasangkan, Rian/Rahmat Masih Cari Pola Permainan di BATC 2026
-
Indonesia Awali BATC 2026 dengan Kemenangan Telak 5-0 atas Myanmar
-
Run & Chill Festival 2026 Hadirkan Pengalaman Fun Run dan Festival Keluarga
-
AVC Cup 2026: Tim Voli Indonesia Siap Tempur, 32 Pemain Masuk Radar
-
Banyak Pesaing, CEO Aprilia Racing Girang Bisa Perpanjang Kontrak Marco Bezzecchi
-
Marco Bezzecchi Resmi Perpanjang Kontrak dengan Aprilia Racing hingga 2027
-
Satu Tahun Absen, Ester Nurumi 'Comeback' di Kejuaraan Asia Beregu 2026
-
Janice Tjen Cetak Sejarah, Jadi Petenis Indonesia Kedua yang Tembus Top 50 Dunia