Suara.com - Timnas esports Indonesia bertekad melanjutkan tradisi mendapatkan medali emas SEA Games yang membuat mereka menggelar pemusatan latihan (TC) panjang.
Adapun SEA Games 2025 akan bergulir pada 7 sampai dengan 19 Desember di Thailand.
Esports Indonesia bisa dikatakan cukup berprestasi di ajang multi event se-Asia Tenggara itu.
Tidak ingin tradisi emas hilang begitu saja, Timnas Esports Indonesia pun menggelar persiapan panjang sejak Mei 2025.
Pemusatan latihan berlangsung di Hotel JW Marriott, Jakarta, dengan fasilitas mewah diikuti sebanyak 24 atlet.
Selain menyediakan fasilitas gaming room untuk masing-masing nomor gim, Pelatnas ini juga menyediakan fasilitas untuk melatih kebugaran serta menyediakan dukungan profesional di bidang kesehatan fisik dan mental, pemulihan dan nutrisi.
Ketua Harian PB ESI, Bambang Sunarwibowo mengatakan pihaknya menyewa 30 kamar yang berada di dua lantai hotel tersebut untuk digunakan para atlet.
Pelatnas ini tidak hanya sekedar latihan, namun juga momentum strategis yang menunjukkan bahwa Indonesia
tengah membangun kekuatan penuh untuk meraih prestasi optimal pada SEA Games Thailand 2025.
"Baru pertama kali pelatnas digelar selama tujuh bulan. Sebelumnya hanya tiga bulan, pelatnas di hotel bintang lima juga baru pertama kali," katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (20/5/2025).
Baca Juga: Isyarat Nova Arianto Enggan Gantikan Gerald Vanenburg Pimpin Timnas Indonesia di SEA Games
Sports Science menjadi salah salah satu pendekatan yang dilakukan oleh PB ESI untuk mengoptimalkan performa atlet guna meraih prestasi optimal pada SEA Games 2025.
Keseriusan PB ESI dalam menerapkan sports science pada Pelatnas 2025 juga dilandasi oleh komitmen untuk memenuhi target perolehan medali dari Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk cabor esports, yaitu 2 emas, 2 perak, dan satu perunggu.
Ada empat nomor pertandingan di cabang esports yaitu MLBB Men dan Women (Mobile Legend), Free Fire dua tim, dan FC Online.
“Selain telah diakui sebagai cabang olahraga prestasi, Esports kini juga dapat dioptimalkan sebagai aktivitas positif bagi kalangan muda untuk mengembangkan kompetensi, membangun karakter yang berintegritas dan disiplin, serta bergaya hidup sehat,” jelasnya.
“Kami optimistis, dengan pendekatan sports science serta program strategis Pelatnas, Timnas Esports Indonesia dapat mengibarkan Merah Putih di puncak tertinggi kejuaraan antar bangsa serta menjadi cerminan bagi generasi mendatang agar dapat meraih prestasi setinggi tingginya,” ia menambahkan.
Kepala Pelatih Timnas Esports Indonesia Richard Permana menjelaskan atlet yang mengikuti pemusatan latihan kini adalah talenta terbaik.
Dalam pelaksanaannya, Tim Pelatih mengutamakan riset, teknologi, dan pengalaman guna menciptakan program pelatnas yang adaptif demi mendapatkan prestasi yang bagus.
“Hingga saat ini, seluruh atlet yang mengikuti Pelatnas Timnas Esports Indonesia berada dalam kondisi fisik dan mental yang optimal," ujar Richard.
"Program yang telah kami susun hingga saat ini berjalan sesuai rencana dengan progres yang sangat positif."
"Kami melihat semangat, disiplin, dan dedikasi tinggi dari para atlet, menjadi fondasi kuat untuk meraih prestasi optimal di SEA Games 2025 Thailand,” jelasnya.
Selain itu, Richard juga menargetkan Timnas Esports Indonesia menyabet dua medali emas dan dua perak di SEA Games 20254 nanti.
Dengan perolehan itu, ia berpendapat kans merebut juara umum bisa diraih karena Indonesia cukup disegani dari segi Esports.
"Harapan kami tentu bisa menciptakan rekor di SEA Games tersebut," ia menegaskan.
"Kami percaya diri bisa bersaing memperebutkan dua emas dari Mobile Legends tim putri dan Free Fire," pungkas Richard.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
11 Pebulu Bangkis Indonesia Bakal Debut di All England 2026, Ini Daftarnya
-
Hasil Undian All England 2026: Ujian Berat Wakil Indonesia?
-
Skandal! Hendra Basir Pelatih Timnas Panjat Tebing Dicopot Kasus Dugaan Pelecehan 8 Atlet
-
Dua Ganda Putri Indonesia Awali Tur Eropa di German Open 2026
-
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Digelar 26 Februari1 Maret, Penentuan Juara Putaran Kedua
-
RANS Simba Bogor Datangkan 'Big Man' Serbia, Siap Guncang Putaran Kedua IBL 2026
-
Ranking Janice Tjen Meroket! Tembus Peringkat 36 Dunia
-
Jelang All England 2026, Atlet Indonesia Fokus Aklimatisasi Cuaca dan Arena
-
Janice Tjen Didapuk sebagai Unggulan Keenam di Merida Open 2026
-
Pelita Jaya Gacor! Raih 10 Kemenangan Beruntun di IBL 2026