Suara.com - Francesco “Pecco” Bagnaia akan memulai balapan MotoGP Ceko 2025 di Sirkuit Brno dari posisi paling depan. Pembalap andalan Ducati Lenovo itu sukses merebut pole position perdananya musim ini dan akan berusaha keras mempertahankan keunggulannya sejak awal lomba.
Tepat di belakangnya, rekan satu timnya di Ducati, Marc Marquez, akan start dari posisi kedua, diikuti oleh Fabio Quartararo (Yamaha) yang mengamankan posisi ketiga.
Persaingan dipastikan panas sejak lampu hijau menyala, mengingat Bagnaia berambisi menghentikan laju gemilang Marquez yang mencetak empat kemenangan beruntun di Aragon, Mugello, Assen, dan Sachsenring.
Sementara itu, Marquez sendiri datang ke Brno dengan misi pribadi: memburu kemenangan keempatnya di sirkuit legendaris ini—namun kali ini bersama motor Ducati, bukan lagi Repsol Honda.
“Saya belum pernah membalap di sini dengan Ducati, kami tidak tahu pasti apa yang akan kami hadapi. Ini jelas salah satu trek terindah dan menantang di seluruh kalender dan saya tidak sabar untuk segera beraksi,” ujar Marquez dikutip dari laman resmi Ducati.
Tercatat, Marquez telah tiga kali menjadi juara di Brno pada musim 2013, 2017, dan 2019.
Dengan pengalaman yang ia miliki serta performa luar biasa dalam beberapa seri terakhir, The Baby Alien menjadi salah satu kandidat kuat untuk meraih kemenangan pada balapan utama yang akan digelar Minggu (20/7) pukul 19.00 WIB.
Namun, Bagnaia tak mau tinggal diam. Ia menegaskan bahwa Sirkuit Brno punya tempat spesial di hatinya.
“Brno selalu menjadi salah satu trek favorit saya dan saya senang bisa kembali balapan di sini,” ujar Bagnaia.
Baca Juga: Pecco Bagnaia Tak Lolos Otomatis ke Q2, Davide Tardozzi Mau Tanggung Jawab
Pecco sebelumnya sempat tampil di Brno bersama Pramac Ducati pada 2019, di mana ia finis ke-12. Kali ini, ia ingin menebus hasil tersebut dengan hasil maksimal di atas motor pabrikan Ducati.
Apalagi, semangatnya sedang membara setelah berhasil naik podium ketiga di GP Sachsenring—hasil yang cukup menggembirakan setelah penampilan kurang maksimal di Sprint Race Jerman.
“Bahkan di Jerman, setelah Sprint yang sangat sulit, kami berhasil melangkah maju di balapan hari Minggu. Saya senang dengan podium ini, meskipun saya menginginkan hasil yang lebih baik,” katanya.
Selain duo Ducati tersebut, pembalap lain seperti Marco Bezzecchi (P4), Joan Mir (P5), dan Raul Fernandez (P6) juga akan mengintai peluang di barisan depan.
Pedro Acosta, sang rookie sensasional, akan memulai balapan dari posisi ketujuh dan tetap menjadi ancaman.
Sementara itu, Jorge Martin dari Aprilia Racing yang berstatus sebagai juara bertahan, kembali ke lintasan setelah sempat absen akibat cedera.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur
-
Tembus Perempat Final, Ana/Trias Berambisi Juara Australian Open 2026